Ahok Dinilai Bukan Gubernur untuk Rakyat Miskin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Ahok Dinilai Bukan Gubernur untuk Rakyat Miskin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jelang Pilgub DKI 2017, para aksi saling serang antara para politisi kepada bakal calon gubernur mulai nampak. Anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Romo HR Muhammad Syafi’i misalnya, mengatakan bahwa Gubernur Ahok bukan sosok gubernur yang pro terhadap rakyat miskin.

“Ahok saya nilai bukan gubernur untuk orang miskin, bukan gubernur untuk orang yang susah, bukan gubernur untuk orang yang sopan santun. Ahok tidak peduli pada kesusahan orang-orang miskin,” ujar Romo HR Muhammad Syafi’i, Sabtu (19/3/2016).

Selama memimpin Jakarta, menurut Romo Syafi’i, Ahok tidak membuat kebijakan-kebijakan yang membela kepentingan orang miskin. Ahok juga tidakmemajukan perekonomian kaum miskin ibu kota. “Ahok tidak membuat solusi atau alternatif dari kebijakannya yang menggusur dan menghilangkan mata pencaharian kaum miskin,” kata Romo Syafi’i.

Romo Syafi’i mengatakan selama ini tidak ada data yang menyebutkan bahwa Ahok menyejahterakan rakyat miskin Jakarta. “Mana ada Ahok membela orang miskin. Ahok tidak menyejahterakan orang miskin. Ahok tidak sejalan dengan kepentingan orang miskin,” ujarnya.

Ahok, kata Romo Syafi’i, telah meninggalkan rakyat miskin Jakarta dengan kebijakan-kebijakannya yang tidak pro kepada kaum miskin.

Malah sebaliknya, kata anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat itu menyatakan Ahok hanya pro pada kalangan orang-orang berduit. “Ahok itu gubernur untuk orang kaya, untuk kalangan pengusaha. Ahok hanya membela kepentingan pengusaha,” kata Romo Syafi’i.

Romo Syafi’i mencontohkan keberpihakan Ahok pada kalangan pengusaha terlihat saat melakukan penggusuran kawasan pemukiman miskin yang berada pada jalur hijau. “Bangunan-bangunan milik pengusaha besar yang berada di kawasan jalur hijau tidak digusur oleh Ahok,” ujar dia.(ob/ril/ps)

Click to comment
To Top