Kejati dalami 29 Legislator Jeneponto Terkait Dugaan Korupsi Dana Aspirasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Kejati dalami 29 Legislator Jeneponto Terkait Dugaan Korupsi Dana Aspirasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar mendalami peran 29 anggota legislatif Kabupaten Jeneponto terkait kasus dugaan korupsi dana aspirasi.

Koordinator bidang Pidsus Kejati Sulselbar, Noer Adi membenarkan upaya yang sementara dilakukan penyidik itu. Tetapi, Noer menolak menyebutkan nama-nama 29 legislator tersebut. Karena menurutnya, masih dalam proses penyelidikan.

Penyelidikan kembali dalam kasus ini merupakan hasil pengembangan penyidikan. Menurut Noer masih ada legislator lain yang belum tersentuh dalam kasus ini.

“Belum bisa dulu saya sebutkan namanya karena ini masih sementara kita dalami sejauh mana keterlibatannya dalam kasus ini,” jelasnya.

Noer tidak menampik selain lima tersangka dalam kasus ini, akan ada penambahan tersangka lagi dalam kasus ini.”Tidak menutup kemungkinan akan ada lagi tersangka lain yang kita seret dalam kasus ini,” kata dia.

Diketahui, penyidik menemukan beberapa proyek dana aspirasi yang ternyata fiktif. Pencairan dana dan proyeknya telah dikerjakan pada 2012. Laporan pertanggungjawaban proyek ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan kondisi di lapangan.

Laporan itu dibuat seolah-olah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak. Beberapa proyek juga diduga tak sesuai spesifikasi yang ditentukan.

Dana aspirasi Jeneponto dianggarkan Rp 23 miliar. Dana itu untuk pembangunan infrastruktur di daerah pemilihan 35 legislator DPRD Kabupaten Jeneponto. Pos anggarannya dititipkan di beberapa satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Jeneponto.

Sebelumnya, penyidik menetapkan lima tersangka dari kasus ini. Mereka adalah Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru, mantan Ketua Komisi Bidang Keuangan DPRD Jeneponto.

Kemudian Alamzah Mahadi Kulle, legislator DPRD Jeneponto Burhanuddin, dan dua orang mantan anggota DPRD Jeneponto, Syamsuddin dan Bunsuhari Baso Tika.(ida/ari/hsn/JPG)

loading...
Click to comment
To Top