Waduh.. Pak Bupati Ini Nyaris Tertipu Wartawan Palsu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Waduh.. Pak Bupati Ini Nyaris Tertipu Wartawan Palsu

FAJAR.CO.ID, KULONPROGO – Modus penipu untuk mengelabui korbannya makin beragam. Sasarannya pun tak tanggung-tanggung, bupati dan wakilnya.

Itulah yang terjadi di Kulongprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dan wakilnya, Sutedjo nyaris menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku bernama Kusno dan berprofesi sebagai wartawan.

Modus yang digunakan adalah meminta sejumlah uang. Oknum penipu itu berdalih ada rekannya sesama wartawan yang sedang sakit dan diopname.

Sebagaimana dikutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Hasto mengatakan, pada mulanya ia menerima telepon dari seseorang bernama Kusno yang mengaku salah satu wartawan di DIY. Menurut Hasto, dalam pembicaraan per telepon itu Kusno meminta bantuan dana untuk membantu rekannya, Didik Purwanto yang sakit dan butuh penanganan medis.

Namun, Hasto mengabaikan permintaan Kusno karena memang tak begitu mengenalnya. Hanya saja Kusno tak berhenti untuk meminta uang ke Hasto.

Kusno bahkan memaki sang bupati melalui layana pesan singkat. “Ini ada miscall hingga 25 kali, dan sempat SMS dengan kata-kata kotor,” kata Hasto.

Selanjutnya Hasto berkoordinasi dengan anak buahnya di bagian humas dan wartawan di lingkungan Pemkab Kulonprogo. Dari situlah Hasto yahu bahwa sebenarnya tidak ada wartawan yang sakit.

Sedangkan Kusno yang namanya dicatut untuk meminta uang ternyata tak pernah menghubungi Hasto. “Selama ini tidak pernah ada yang berani minta, kok malah meneror,” tegas Hasto.

Ternyata bukan hanya Hasto saja yang disasar. Sebab, oknum yang mengaku bernama Kusno itu dengan modus dan cara yang sama juga menelepon Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo.

Namun, Sutedjo langsung mengonfirmasi permintaan Kusno ke Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK). “Pak wabup (Sutedjo, ted) tadi sempat telepon meminta kejelasan oknum wartawan yang meminta sumbangan,” ujar Ketua PWK Sri Widodo.

Sedangkan Kusno S Utomo yang namanya dicatut oknum wartawan palsu ini mengatakan bahwa kasus itu tidak hanya terjadi di Kulonprogo.  Sebab, kasus serupa juga terjadi di Bantul, Gunungkidul dan Pemprov DIY.

Karenanya Kusno pun geram sehingga lapor ke polisi. “Kasus ini sudah saya laporkan ke polisi,” terangnya.(tom/din/ong/JPG/ara/JPNN)

loading...
Click to comment
To Top