Warga Akui, Pembagian Kartu Indonesia Sehat di Makassar, Memiliki Kedekatan Kerabat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Warga Akui, Pembagian Kartu Indonesia Sehat di Makassar, Memiliki Kedekatan Kerabat

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Permasalahan pembagian dan penerimaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi warga kurang mampu di lapangan karebosi, Kota Makassar, Rabu (23/2) kemarin, berujung ricuh. Pasalnya sebagian warga menilai pembagian belum merata alias tidak sesuai.

Seperti yang diutarakan sejumlah warga kota Makassar di lapangan karebosi Rabu malam, perwakilan kelompok kecewa, salah satu warga diketahui bernama Deng Gassi mengatakan, penyaluran KIS banyak yang kurang tepat sasaran. Dia dan warga lainnya menilai masih ada tebang pilih dalam penyaluran KIS.

“Ada dugaan, penerima KIS merupakan mereka yang memiliki kedekatan dengan pihak yang mendata. Sebab kami melihat warga berkecukupan
ekonomi dapat KIS,” ungkap pria yang enggan menyebut nama kecamatan dan kelurahanya dengan nada kasar.

Dari pantauan di lapangan, dalam pembagian perkelompok lingkup kecamatan tersebut, aksi saling dorong tak terhindarkan, riak-riak mewarnai pembagian di area karebosi.

“Kami memohon Dinsos dan Pemkot mendata ulang ini. Warga kami banyak yang tidak dapat KIS,” ucap Deng Gassi.

Ironisnya, pembagian KIS yang dihelat oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bagi fakir miskin, anak terlantar yang tidak mampu jauh dari harapan dan belum merata.

Padahal KIS tersebut sangat bermanfaat untuk membantu meringankan tangisan dan jeritan masyarakat fakir miskin dan tidak mampu ketika membutuhkan layanan kesehatan. Untuk itu warga miskin yang belum dapat sangat berharap agar pembagian secara merata.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Yunus Said yang berada di lokasi hanya bisa menyaksikan aksi saling dorong dan keributan antar warga, tanpa berbuat apa-apa.

“Kalau pembagian belum merata lapor di Dinsos biar didata ulang, kita harapkan pembagian KIS utama bagi warga miskin di Makassar,” tuturnya.

Dikatakan, pembagian kartu KIS tersebut secara sibolis untuk 5000 (lima ribu) warga di 14 Kecamatan dan 143 Kelurahan lingkup Makassar.

“Jadi hari ini KIS yang dibagikan sebanyak 5000 (lima ribu) untuk warga miskin di 14 kecamatan lingkup Makassar,” ujarnya.

Disebutkan, untuk tahun 2016 Dinsos akan mencetak sebanyak 175 ribu KIS untuk dibagikan kepada warga miskin dan kurang mampu di Makassar.

“Saat ini baru tercetak 86 ribu dan yang dibagikan secara simbolis baru lima ribu,” katanya.

Sebelumnya, Peluncuran kartu KIS 2016 secara simbolis dibagikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto kepada perwakilan 14 kecamatan di Makassar. Setelah itu dikembalikan pembagian di kecamatan.

Dalam sambutanya Danny beeharap warga yang mendapat KIS bisa mempergunakan dengan baik demi kelancaran dan kebutuhan hidup.

“Semoga dengan kartu ini bisa membantu warga kutang mampu di Makassar dalam menunjang kwbutuhan,” ujarnya.

Dia menambahkam, Makassar saat ini berkembang pesat dengan menerapkn program berbasia IT.

“Seperti smart kart, yang dipakai di SKPD di Makassar,” tutupnya. (Rakyatsulsel./Fajar.co.id)

 

loading...
Click to comment
To Top