Bupati Bolsel: Tidak Salat Subuh Berjamaah, Tunjangan Dipotong – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bupati Bolsel: Tidak Salat Subuh Berjamaah, Tunjangan Dipotong

Salat

FAJAR.CO.ID, BOLSEL – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, Herson Mayulu punya trik jitu membikin para anak buahnya semakin disiplin. 

Kebijakan penerapan salat Subuh berjamaah yang digulirkannya belum lama ini, semakin diperluas. Tak sekedar di tingkat kabupaten, sang bupati juga mengimplementasikannya  ke tingkat desa. 

”Penegasan bupati saat pembukaan MTQ langsung kami tindak lanjuti,” ungkap Camat Helumo Medyan Katili.

Jika aparat desa tidak melaksanakan, terang dia, akan ada sanksi bagi mereka. Sanksi tersebut berupa pemotongan tunjangan kerja daerah (TKD) bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD) bagi non-PNS. 

”Satu kali tidak ikut, dipotong seperempat dan tiga kali tidak akan menerima TKD atau TPAPD,” ujar Katili. 

Saat ini, lanjut dia, pihaknya sudah dua kali melaksanakan salat Subuh berjamaah, yakni di Desa Duminanga dan Motolohu. Pekan ini program tersebut dilaksanakan di Desa Soputa. 

”Kami sudah bekerja sama dengan para sangadi dan akan terus dikontrol. Saat ini ada satu yang terancam tidak akan menerima tunjangan. Setelah presensi diserahkan imam, baru bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Katili. (hen/mam/JPG)

loading...
Click to comment
To Top