Istri Siri Diajak ke Hotel, Lalu….. Sadis! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Istri Siri Diajak ke Hotel, Lalu….. Sadis!

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK – Personel Polresta Pontianak, Kalbar, berhasil mengungkap kasus pembunuhan Nuryanti.

Sang pembunuh tak lain adalah suami siri korban, yakni Us, warga Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Us ditangkap pada Rabu malam, 24 Maret di sebuah rumah kontrakan di Desa Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Penangkapan yang langsung dipimpin, Kanit Jatanras, Ipda Suryadi bersama tiga anggotanya.

Kamis siang 24 Maret sekitar pukul 12.00 WIB, sang pembunuh wanita asal Kabupaten Sanggau itu tiba di Mapolresta Pontianak. Tersangka hanya istirahat sejenak dan langsung dibawa ke lokasi pembunuhan di Hotel Benua Emas, kamar no 11 A Jalan 28 Oktober, Kecamatan Pontianak Utara.

Dikawal puluhan tim Jatanras, Us pun melakukan adegan demi adegan tahapan pembunuhan.

Mulai dari membawa korban menggunakan sepeda motor ke kamar hotel, masuk ke dalam kamar, hingga memasukkan jasad korban ke dalam mobil. Kemudian, jasad istri sirinya itu dibuang ke sungai di Dusun Mawar, Desa Kalimas.

Usai rekontruksi di lokasi pembunuhan pertama, tersangka pun langsung digiring ke lokasi pembuangan mayat tepatnya di jembatan proyek tengah. Lebih dari 20 adegan rekontruksi itu, terkuak juga motif asmara. Us melakukan pembunuha karena cemburu dengan korban yang mencari pelanggan untuk dilayani.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol, Andi Yul Lapawesean, mengatakan identitas tersangka telah diketahui beberapa jam setelah penemuan mayat.

“Kami dapatkan identitas korban, membawa orang tuanya dan didapatlah identitas tersangka,” kata, Andi Yul, seperti diberitakan Pontianak Post (Jawa Pos Group).

Malam Senin membuang mayat korban, lanjut Andi, paginya tersangka masih berada di sekitar lokasi pembuangan mayat. Lalu sorenya tersangka langsung melarikan diri ke Ketapang. “Tersangka baru tiba di rumah kontrakan langsung ditangkap anggota,” ucapnya.

Kasat mengungkapkan dari tangan tersangka diamankan dua alat komunikasi korban, tas warna putih berisi uang, atm dan KTP berhasil ditemukan.

“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut pembunuhan yang dilakukan tersangka untuk menentukan apakah pembunuhan itu dilakukan berencana atau tidak,” terang, Andi Yul.(adg/sam/jpnn/bersambung 1)

loading...
Click to comment
To Top