Ini Kronologis Kerusuhan di Rutan Malabero – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ini Kronologis Kerusuhan di Rutan Malabero

Rutan Malabero Kota Bengkulu Terbakar, Jumat (25/3). Sedikitnya lima tewas dalam insiden ini. Foto: bengkulueskpres/JPNN

FAJAR.CO.ID, BENGKULU – Kerusuhan yang berujung pada pembakaran dan menewaskan lima orang di Rutan Malabero bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Tepatnya setelah Maghrib. 

Saat itu, petugas BNN Provinsi Bengkulu melakukan penggeledehan di salah satu kamar tahanan dengan sasaran Aceng. Hasilnya, petugas menemukan barang bukti setengah kantong sabu. Bersama Aceng BNNP mengamankan 3 tahanan lainnya.

Awalnya proses penggeledahan oleh petugas BNN Provinsi berlangsung kondusif. Namun saat sedang melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti tersebut, aksi provokasi mulai terjadi. 

“BNN melakukan pengembangan peredaran narkoba di dalam rutan ini. Pelakunya dan barang bukti sudah dapat, tapi ada yang memprovokasi tahanan lainnya sehingga saat proses pemeriksaan masih berlanjut, puluhan tahanan mengamuk. Mereka membuat kerusuhan. Kami mendapat kabar langsung ke TKP untuk membackup,” kata Wadir Narkoba Polda Bengkulu, AKBP. Supriadi saat baru saja tiba di TKP sekitar pukul 20.30 WIB. 

Sebagian tahanan di kamar lainnya memprovokasi dengan memukul-mukul jeruji besi kamar. Kerusuhan pun pecah saat kelompok tahanan dari salah satu kamar berhasil keluar dari kamar. Diduga dengan cara merusak kunci gembok dan menjebol tembok. Merekapun langsung melempari petugas dengan batu dan kayu. 

Petugas BNN beserta sipir yang jumlahnya tak sebanding dengan jumlah tahahan, langsung keluar membawa Aceng, 3 tahanan lainnya berikut barang bukti sabu. 

Pukul 20.30 WIB, kerusuhan pecah. Petugas rutan keluar mengunci seluruh lapis pintu gedung utama Rutan. Sementara ratusan tahanan terus mengamuk memecahkan kaca serta melempari petugas yang berada di luar rutan menggunakan batu. 

Sekitar pukul 20.40 WIB, bantuan dari Dit Sabara, Intel, Serse Polda Bengkulu, termasuk 1 kompi Brimob dan 1 kompi TNI turun ke Rutan Malabero membantu ratusan personel Polres Bengkulu dan jajaran Polsek mengevakuasi tahanan. Petugas juga menutup seluruh celah keluar dari rutan, antisipasi tahanan kabur.

Bunyi tembakan berseliweran untuk meredam tahanan yang mengamuk. Namun upaya itu belum mampu mendinginkan suasana. Sebaliknya tahanan semakin mengamuk. Mereka mulai membakar bagian gedung. Sekitar pukul 21.15 WIB, kepulan asap mulai tampak dari arah ruang depan Blok A. 

Diduga menjadi titik awal api. Kobaran api mulai tampak dari luar Rutan sekitar pukul 21.30 WIB. Tampak dua titik api dari arah Blok A. Seluruh armada Kantor PBK Bengkulu dikerahkan (total 10 unit) termasuk 2 mobil water Canon Polda melakukan pemadaman api. 

Suasana begitu mencekam dan semakin memanas, membuat ratusan personel gabungan dari Polda Bengkulu, Polres Bengkulu, Brimob Bengkulu serta TNI mulai masuk ke dalam rutan untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 21.45 WIB, evakuasi mulai dilakukan. Tahanan yang sebelumnya terjebak di dalam kamar, berhasil diselamatkan. 

Dari total 259 tahanan, berhasil dievakuasi 250 tahanan ke Lapas Bentiring, 4 di BNNP, 5 tewas terbakar. Seluruh tahanan yang berhasil dievakuasi dikumpulkan di teras rumah warga depan rutan sebelum dipindahkan ke Lapas Bentiring. (cuy/fiz/ray)

loading...
Click to comment
To Top