Dukung Calon Incumbent, PHL Dijanjikan Bonus 14 Kali Gaji? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Dukung Calon Incumbent, PHL Dijanjikan Bonus 14 Kali Gaji?

Pilkada_

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Indikasi pelanggaran menjelang pelaksanaan Pikada DKI 2017 mulai tercium. Disinyalir pegawai harian lepas (PHL) djanjikan mendapatkan bonus 14 kali gaji, kalau mendukung calon incumbent, Basuki Tjahaja Purnama.

Direktur Eksekutif Indonesia for Transparency and Acountability (INFRA) Agus Chaerudin mengatakan, menjelang Pilgub DKI, Bawaslu dan KPU DKI Jakarta sejak Januari 2016 harus mulai bersikap tegas mengawasi setiap kebijakan-kebijakan Pemprov DKI yang dimungkinkan melakukan ‘abuse off power’.

“Termasuk soal perekrutan PPSU yang mencapai ribuan orang, yang rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik,” ujarnya kepada INDOPOS (Fajar Group), kemarin.

Salah satu kebijakan yang perlu diawasi yakni dalam perekrutan tenaga harian lepas (PHL). Seperti diketahui saat ini Pemprov DKI Jakarta memiliki petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satgas Dinsos, petugas di Dinas Kebersihan. Jumlahnya mencapai lebih dari 18.000 orang.

Dia memastikan ada indikasi kuat kecurangan. “Disinyalir sudah banyak gerakan perintah pada keluarga PPSU dan PHL untuk mendukung incumbent dengan janji pemberian bonus sebesar 14 kali gaji,” beber Agus.

Di sisi lain, Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman menduga, banyak masyarakat yang direkrut oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai pekerja non PNS, tak terlepas dari momentum Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

“Kenapa enggak? Karena mereka, seperti PPSU dan PHL yang ada di setiap dinas juga, kan saat mendaftar, menyerahkan KTP-nya. Ini bisa jadi untuk diserahkan ke salah satu timses yang maju dari jalur perseorangan,” beber Prabowo.

Terlebih lagi, sambung dia, keberadaan PPSU dan PHL juga bisa digunakan untuk membangun pencitraan bahwa Pemprov DKI bisa mengatasi masalah pengangguran. Tidak menutup kemungkinan, para pegawai honorer tersebut dimanfaatkan untuk menjadi jaringan tim pemenangan incumbent.

“Bukan hal mustahil juga, para koordinatornya, PNS yang tiap instansi teknis terkait, disiapkan sebagai koordinator pemenangannya,” tutup Prabowo. (wok/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top