Idrus Marham Tuding Munaslub Golkar Diundur karena Keinginan Agung Laksono – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Idrus Marham Tuding Munaslub Golkar Diundur karena Keinginan Agung Laksono

Idrus Marham

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar diundur menjadi tanggal 17 Mei 2016. Para calon ketua umum menuding molornya jadwal ini akibat ulah dari Agung Laksono.

Tudingan itu disampaikan Idrus Marham yang merupakan salah satu kandidat ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut. Menurutnya, sejatinya Aburizal Bakrie (Ical) selaku ketua umum menginginkan ajang kompetisi pemilihan ketua baru dihelat sebelum Ramadan tahun ini.

“Diundurnya penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar dari April ke Mei 2016 merupakan keinginan Agung Laksono,” ungkap Idrus Marham ketika dilansir Indopos (Fajar Group), Senin (28/3).

Idrus menyebukan persoalan Munaslub tahun ini hanya pada masalah waktu yang belum diputuskan.

“Pak Ical sudah menyampaikan bahwa Munaslub diselenggarakan sebelum bulan puasa tahun ini. Kemudian Pak Agung Laksono menyebut tanggal 17 Mei dan saya kira ini semua kembali pada rapat pleno DPP Golkar,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, penyelenggara Munaslub tahun ini diadakan oleh kubu Munas Bali kepemimpinan Ical. “Karena pada dasarnya hanya melanjutkan kepengurusan Munas Bali yang tinggal 3,5 tahun,” ungkapnya.

Caketum Golkar lainnya, Airlangga Hartarto mengamini tidak mempersoalkan bila Munaslub akan dilaksanakan 17 Mei 2016. Menurutnya, keputusan tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara kubu Ical dan Agung Laksono. Selain itu, telah disepakati oleh Jusuf Kalla (JK).

“Jadwal ini sudah diputuskan oleh Agung Laksono, Ical, dan Pak Jusuf Kalla. Nanti tinggal ditetapkan dalam rapat pleno,” kata Airlangga.

Dia juga membeberkan struktur kepanitiaan Munaslub yang juga hasil kesepakatan. Untuk ketua penyelenggara dijabat oleh Theo Sambuaga, Ketua Organizing Committee (OC) dijabat  Zainuddin Amali dan Ketua Steering Committee (SC) dijabat Nurdin Halid. (aen/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top