Residivis Tewas Ditembak, Begini Kata Kapolres Polman – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Residivis Tewas Ditembak, Begini Kata Kapolres Polman

FAJAR.CO.ID, POLMAN – Kapolres Polewali Mandar (Polman) AKBP Agoeng Adi Koerniawan mengatakan tidak ada kesalahan prosedur dalam proses penembakan Ahmad alias Amat (32), tersangka pencurian dan kekerasan (curas) lintas daerah di Desa Lagi-lagi, Kecamatan Campalagian, Senin (28/3/2016) subuh. Akibat penembakan tersebut, Amat tewas.

Agoeng menyebutkan, personel gabungan Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Polman berada dalam keadaan terancam karena tersangka ingin menebas polisi dengan senjata tajam (sajam) saat akan ditangkap.

“Dari hasil pemeriksaan, anggota terpaksa mengeluarkan tembakan karena tersangka menyerang polisi dengan parang panjang,” kata Agoeng, Selasa (29/3/2016)

Agoeng menjelaskan, adapun pihak keluarga sudah bisa menerima insiden tersebut setelah diberikan penjelasan kronologis penembakan dan tindakan kejahatan yang selama ini telah dilakukan tersangka.

Warga Desa Lagi-agi, Kecamatan Campalagian pun sudah mendapat penjelasan dari personel Babinkamtibmas untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban pasca tertembaknya tersngka hingga tewas.Berdasarkan data Polres Polman, Ahmad telah beberapa kali keluar masuk penjara. Pada tahun 2005, Ahmad terlibat kasus pencurian motor di Kecamatan Wonomulyo dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun.

Selanjutnya, pada tahun 2007, Ahmad kembali melakukan pencurian beberapa unit motor. Dalam upaya penangkapan, tersangka juga melakukan perlawanan, sehingga harus dilumpuhkan tembakan di kaki. Saat itu ia divonis 1 tahu penjara. Dia juga pernah melakukan pencurian barang elektronik di Kecamatan Polesan Kaupaten Mamuju Utara.

Kasus pencurian terakhir Ahmad di depan  anjungan tunai mandiri (ATM)  BRI dan Bank Danamon, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman. Saat itu Ahmad terekam Close Circuit Television (CCTV) mencuri barang elektronik pada tahun 2015. (pojok1/Fajar.co.id)

loading...
Click to comment
To Top