Lahan Pemakaman Minim, Khawatir Jenazah Ditumpuk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Lahan Pemakaman Minim, Khawatir Jenazah Ditumpuk

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA –Lahan permakaman di tengah Kota Samarinda kian sempit. Itu karena luasan lahan tidak sebanding dengan tingginya jumlah angka kematian. Walhasil, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyediakan lahan permakaman gratis di Jalan Merbabu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.

Soal minimnya lahan permakaman di tengah kota dibenarkan Kepala Bidang Pertamanan dan Lampu Jalan Umum Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda Suwarso. Menurut dia, tempat pemakaman umum (TPU) di tengah kota, sudah kelebihan kapasitas. Di beberapa makam bahkan terpaksa menumpuk jenazah. Seperti di permakaman muslimin Jalan Abul Hasan.

“TPU di Tanah Merah segera difungsikan sesuai instruksi wali kota. Saat ini, DKP masih menunggu pematangan lahan yang dikerjakan Disciptakot. Terpasti, bisa digunakan tahun ini,” kata Suwarso kepada Kaltim Post.

Dia mengatakan, areal permakaman tersebar di seluruh kecamatan. Mulai pemakaman khusus untuk agama tertentu hingga peruntukan umum. Totalnya ada 120 titik dengan luas 101 hektare.

Pun lahan yang ada sudah demikian luas, masih belum cukup. Nah, TPU di Tanah Merah diharapkan bisa memecah konsentrasi pemakaman di tengah kota. “Akses jalan mudah, sudah semenisasi, lahan juga disediakan gratis. Warga cukup berkoordinasi jika memerlukan,” tambah dia.

Disinggung tentang kewenangan tambahan mengurus pemakaman, mantan sekretaris Kecamatan Sambutan itu menyebut, tugas DKP saat ini masih sekadar rekomendasi izin menggunakan lahan. Sementara UPTD pemakaman, kata dia, sedang dalam proses persiapan. “Peningkatan penduduk dan permukiman, lahan baru untuk permakaman memang sangat diperlukan. Supaya tidak sampai menumpuk jenazah lagi,” pungkasnya.(*/him*/ndy/k11)

Click to comment
To Top