Baru Selesai Diperbaiki, Jembatan Malah Ambruk Lagi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Baru Selesai Diperbaiki, Jembatan Malah Ambruk Lagi

jembatan-roboh

FAJAR.CO.ID, LEBAK – Kasus jembatan amblas kembali terjadi di Lebak, Banten. Setelah Jembatan Bolang di ruas Jalan Saketi  Malingping, kali ini jembatan penghubung Kecamatan Malimping dan Kecamatan Bayah yang terletak di Kampung Nambo, Desa Cilangkahan, Lebak,

Banten, amblas. Selain amblas, jembatan sepajang 60 meter yang baru selesai diperbaiki itu juga sudah rusak parah. Matin, warga Kampung Nambo, Desa Cilangkahan, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak mengaku prihatin atas kondisi jembatan nasional yang baru saja selesai diperbaiki itu. Selain jembatan, jalan nasional yang menuju jembatan itu juga rusak.

”Padahal jalan dan jembatan nasional itu baru saja selesai diperbaiki, tapi kondisinya sekarang sudah rusak, ” kata Matin kepada indopos.co.id, kemarin. Menurut Matin, kerusakan jalan dan jembatan nasional ini diduga karena banyak kendaraan truk yang melibihi tone melintas di daerah tersebut.

Namun, aparat atau petugas berkompeten terkesan tutup mata meskipun melihat banyak kendaraan truk bertone lebih melintas disana. ”Kondisi jembatan seperti sekarang ini harus segera ditangani. Bisa kita lihat pada bagian sambungan jembatan, sudah miring karena amblas. Diperparah banyak lubang pada bagian alas jembatan,”ujarnya.

Martin menegaskan jika tidak segera diperbaiki dia mengkhawatirkan jembatan yang sudah berusia puluhan tahun itu ambruk seketika dan bisa menelan korban. Sebab, intensitas kendaraan besar yang melintas di jembatan cukup tinggi dan banyak. ”Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) harus segera melakukan perbaikan jangan menunggu jatuhnya korban,” tegasnya.

Aktivis aliansi masyarakat peduli jalan dan jembatan (Ampijja) Darma Sutisna mengatakan, perlunya jembatan segera diperbaiki karena sangat membahayakan para pengguna jalan. Ia juga mendesak aparat berwenang untuk membatasi lalu lalang kendaraan berat melintas di jembatan. ”Harus segera mendapat penanganan, karena kondisi jembatan sudah parah seperti itu,” papar Darma.

Camat Malingping, Sukanta yang dikonfirmasi membenarkan bahwa kondisi jembatan Nambo yang berada di wilayahnya amblas. Kata dia, kewenangan perbaikan jembatan menjadi tanggung jawab Kemen PUPR, bukan Pemkab Lebak karena berada diruas jalan nasional. Namun, ia janji akan menyampaikan soal ini kepada perwakilan Kemen PUPR Banten.

”Kondisinya jembatan ini sudah cukup parah dan harus segera mendapat penanganan serius dari pemerintah, sebelum ada korban jiwa,” katanya. Sementara itu Ketua Fraksi Hanura DPRD Provinsi Banten Eli Mulyadi berharap pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan nasional yang sudah rusak dan amblas itu. Karena ruas jalan nasional itu sangat aktif dan di lalulintas 24 jam nonstop.

”Kami akan mengirim surat ke Kemen PUPR untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan nasional itu, ” kata Eli, Dapil Lebak kepada INDOPOS. Eli juga meminta Dishub Pemprov Banten, Pemkab Lebak serta unsur kepolisian mengawasi dengan aktif lalu lintas kendaraan yang over tonase, diantaranya pengangkut batu bara dan pasir basah. (yas/ari/indopos)

loading...
Click to comment
To Top