Tali Foundation Teliti Industri Pendidikan di Tangsel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Tali Foundation Teliti Industri Pendidikan di Tangsel

FAJAR.CO.ID, SERPONG – Persaingan industri pendidikan semakin kompetitif. Predikat unggulanpun menjadi jualan ampuh untuk memikat calon siswa. Tak ayal, sekolah berlebel plus hingga bertaraf internasional menjadi incaran orangtua siswa khususnya kelas menengah atas. Pertumbuhan sekolah-sekolah dengan fasilitas kelas wahid ini juga tumbuh subur bak jamur di musim penghujan.

Seperti di Tangerang Selatan. Kota ini tidak hanya menjadi salah satu kawasan industri bisnis semata. Kota yang menjadi penyangga Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini juga terkenal dengan industri pendidikannya. Deretan sekolah unggulan berstandar nasional plus hingga bertaraf internasional  ada di kota berjuluk seribu industri ini.

Mulai dari British International School, Global Jaya International School, Sinar Mas World Academy, German International School, Saint John School, Sekolah Harapan Bangsa, BPK Penabur, dan Insan Cendikia Madani, bersaing ketat di industri pendidikan Tangsel.

Karena itu, yayasan Tali Foundation mencoba melakukan penelitian dan survey pendidikan berkualitas di Tangsel. Lembaga yang bergerak di dunia literasi ini ingin melihat kenapa sekolah-sekolah unggulan tumbuh subur di Kota yang dipimpin Wali Kota Airin Rachmi Diany. Seperti apa kualitas dan pelayanan pendidikan yang mereka tawarkan, hingga orang rela membayar mahal untuk menyekolahkan anaknya di sekolah berlebel internasional.

“Penelitian ini kami lakukan untuk melihat sejauh mana persaingan industri pendidikan yang tumbuh pesat di Tangerang Selatan. Apa saja keunggulan dan kualitas yang mereka tawarkan hingga menjadi incaran kalangan menengah atas,” jelas Ahmad Amiruddin, Instruktur Riset Tali Foundation, saat workshop survey pendidikan, di Sekolah Insan Cendekia Madani, Jumat (1/4).

Lanjut mantan peneliti United Nations Development Programme (UNDP), hasil dari penelitian ini nantinya akan dijadikan role model pendidikan ideal yang bisa diterapkan di daerah lain. Sehingga potret pendidikan Indonesia semakin berkualitas dan bisa bersaing di kancah internasional.

“Penelitian ini bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah di daerah lain untuk melahirkan pendidikan berkualitas,” terang peneliti Serum Institute ini, dihadapan voluntir yang akan melakukan survey mulai 1-4 April mendatang.

Senada, Direktur Serum Institute, Andris Risfandi mengatakan, survey pendidikan ini akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Setelah Tangerang, pihaknya akan meneliti daerah lain yang bisa dijadikan role model pendidikan berkualitas. “Tujuan kami ingin mendorong lahirnya banyak pendidikan berkualitas di daerah-daerah,” singkat Asisten Pribadi Wakil Ketua Komisi VII DPR Tamsil Linrung.

Selain itu, Direktur Eksekutif Tali Fondation Jusman Dalle menjelaskan, pertumbuhan industri pendidikan dipantik oleh pasar yang tumbuh subur berkat kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di lembaga berkualitas.

“Tangerang menjadi wilayah sebagai sampel menarik bagaimana industri pendidikan tingkat menengah. Industri pendidikan tumbuh membentuk satu ekosistem bisnis yang mapan mengiringi hadirnya pemukiman-pemukiman berkelas di daerah ini,” tambah  Jusman.

Melalui survei ini, Tali Foundation ingin menggali lebih dalam, menemukan data empiris mengenai tawaran-tawaran yang menarik minat masyarakat mengeluarkan uang ratusan juta rupiah pertahun tatkala anak mereka menimba ilmu di sekolah-sekolah Internasional.

“Survei ini sekaligus untuk memetakan persaingan industri pendidikan tingkat menengah dengan berbagai varian opsi yang ditawarkan,” tutupnya. (FO)

 

 

loading...
Click to comment
To Top