Empat Anggota DPRD Kepsul Ditangkap Terkait Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Empat Anggota DPRD Kepsul Ditangkap Terkait Narkoba

FAJAR.CO.ID, KEPSUL – Ini bukti perilaku anggota dewan yang buruk. Setidaknya 4 anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara Kamis (31/3) diciduk polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya (narkoba).

Keempat wakil rakyat tersebut masing-masing ST alias Safaat, RH alias Ricardo, IS alias Idrus dan SAB alias Subhan, sudah  ditahan di Polres Kepsul untuk kepentingan pemeriksaan.

Ironisnya, ST alias Safaat punya jabatan prestisius di DPRD Kepsul yakni sebagai Katua Badan Kehormatan (BK) yang notabene harusnya menjaga marwah DPRD.

Sementara polisi dari Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Malut juga mendatangi kediaman anggota DPRD Kepsul lainnya berinisial LULH alias La Usman. Namun  informasi penahanan La Usman hingga Kamis malam masih simpang siur. Polisi sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah oknum DPRD Kepsul yang ditahan.

Penangkapan beberapa legislator ini  bermula dari pengembangan kasus kepemilikan tiga paket  narkoba jenis sabu-sabu  di tangan PT alias Pontet. Pontet ditangkap aparat BNN di Bandara Babullah saat tiba dari Jakarta, Rabu (30/3) pagi.

Di tangan Pontet, polisi menemukan 3 paket narkoba seberat 1,5 gram. Pontet sendiri mengaku paket  itu milik ST alias Safaat.
BNN kemudian berkoordinasi dengan Dit Res Narkoba Polda Malut untuk bertolak ke Sanana, Ibukota Kepsul, Rabu (30/3) sore, menggunakan KM Agil Pratama.

Dengan membawa barang bukti sabu-sabu, aparat Dit Res Narkoba Polda Malut di bawah pimpinan  Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Malut AKBP Mirza Alwi tiba di Sanana, Kamis (31/3) pukul 08.30 WIT. Tak menunggu waktu lama, aparat langsung menuju kediaman Safaat.

Sekitar pukul 09.30 WIT,  legislator asal Partai Bulan Bintang (PBB) itu diciduk di kediamannya, Desa Facei, Sanana. Safaat langsung digiring ke Markas Polres (Mapolres) Kepsul. Dari keterangan Safaat, polisi kemudian menciduk  RH alias Ricardo di Desa Fagudu sekitar pukul 12.00 WIT.

Politisi PDI-P itu diduga merupakan rekan nyabu Safaat. Setelah RH, aparat menuju kediaman anggota DPRD Kepsul lainnya, LULH alias La Usman.  Sekitar pukul 14.00 WIT, polisi kemudian menciduk satu lagi anggota DPRD Kepsul, IS alias Idrus di Kantor  DPRD.

Setelah IS, polisi kemudian menahan SAB alias Subhan di kediamannya. Idrus dan IS kemudian digiring ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan. Selain oknum wakil rakyat, polisi juga menahan salah satu warga, TN alias Tono.

Sebab dari keterangan Safaat, mereka menggunakan bong (alat isap) sabu yang disimpan Tono.

Informasi yang dihimpun Malut Post menyebutkan Safaat merupakan target polisi sejak beberapa bulan belakangan. Selain mereka yang ditahan kemarin, diduga masih ada  oknum lainnya dalam kasus yang sama.

Kapolres Kepsul AKBP Deden Supriyatna Imhar SIK juga enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Kapolres mengatakan kasus ini masih dalam pengembangan dan tak menutup kemungkinan ada sejumlah pihak lain yang terlibat. “Nanti saja, kalau semuanya sudah rangkum baru kita berikan keterangan resmi,”  ujarnya. (rul/fai/sad/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top