Bandar Narkoba Dibekuk, Satu Berstatus PNS di Jeneponto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Bandar Narkoba Dibekuk, Satu Berstatus PNS di Jeneponto

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO,— Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) yang digelar jajaran Polres Jeneponto yang berlangsung sejak 1 hingga 2 April 2016 berhasil membekuk dua bandar narkoba jenis sabu.

Satu dari dua tersangka bandar ini diketahui berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Rumbia bernama Iryanto Mattu Alias Anto Bin Mattu (45). Tersangka dibekuk di rumahnya di Kampung Paceko, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Jumat (1/4). Dari rumah tersangka, ikut diamankan istri kedua tersnagka, Dwi Arnika Bin Sukaji (26) dan dua saudaranya, yakni Adil bin Mattu serta Asis Bin Sainuddin.

Sementara satu bandar lainnya, yakni H Syaiful (39) di rumahnya Jalan Pahlawan, Kecamatan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Sabtu (2/4). Dari rumah H Syafiul ikut diamankan saudaranya, seorang staff PPKAD bernama Faisal Daeng Situru Bin Pattawali Daeng Lili (40), warga Sungai Kelara serta Muh Arif Munandar Bin Muhdar Jaya (16), warga Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Empong.

Kabag Operasinal Polres Jeneponto, Kompol Catur BS yang memimpin penangkapan menjelaskan, sejauh ini baru dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara beberapa orang yang diamankan dari rumah kedua tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik.

“Dua yang diduga bandar sudah ditetapkan tersangka. Sementara enam lainnya kita ikut amankan karena saat penggerebakan mereka berada di rumah tersnagka. Penyidik masih melakukan pendalaman apakah mereka ikut terlibat atau tidak,” jelas Catrur BS, Minggu (3/4).

Kompol Catur menambahkan, dari rumah tersangka Iryanto Mattu, pihaknya berhasil menyita 66 cashet berisi kristal bening diduga sabu seberat 64,2 gram, 1 buah timbangan digital, 1 buah alat isap atau bong, 11 buah korek gas, 5 batang pireks kaca, uang tunai,18 buah ponsel, 1 unit mobil merk Suzuki Baleno, 4 unit sepeda motor, 6 lembar STNK sepeda motor serta 5 buah BPKB dari 3 unit sepeda motor dan 2 unit mobil.

Sementara barang bukti dari tersangka H Syaiful diamankan, 1 sachset ukuran sedang berisi kristal bening diduga sabu dengan berat 13,9 gram. 4 buah korek gas, 1 buah alat isap atau bong, 1 buah alat bakar (kompor), 1 batang pipet plastik, 1 buah sumbu besi, 2 buah timbangan digital, uang tunai Rp8.315 000 serta 7 buah ponsel.

“Barang bukti sabu sudah kita kirim ke Labfor di Makassar. Kedua tersangka akan dijerat pasal 114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 sampai 20 tahun penjara,” tegas Kompol Catur BS. (Bkm/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top