Kasihan, Suami Istri jadi Korban Begal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kasihan, Suami Istri jadi Korban Begal

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pasangan suami istri (pasutri) Tony Yohanes  (63) dan Prihatin (52) menjadi korban keberingasan pelaku begal di depan Kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel Jalan Sungai Saddang, Makassar, Minggu (3/4/2016) sore.

Pasutri korban begal itu berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Dia tiba di Makassar sejak 29 Maret lalu untuk ziarah ke makam orang tua Tony Yohanes.Tony Yohanes mengalami lecet lutut dan pendarahan pada lengan kirinya. Sementara Prihatin mengalami luka pada kepala dan luka lecet pada pelipis sebelah kanan.

Prihatin dan Tony Yohanes baru saja pulang dari Mal Panakkukang Makassar dan akan kembali ke Hotel Whizz Prime di Jalan Sultan Hasanuddin, tempat pasutri ini menginap selama di Makassar.

Prihatin mengatakan, saat dia berboncengan motor dengan suaminya, tiba-tiba dua orang berboncengan menggunakan motor Yamaha Vixion datang menghampirinya dan langsung menarik tas warna ungu miliknya. Motor yang dikendarai bersama suaminya terjatuh dan terseret sejauh 5 meter.

“Itu tas kan terikat ditanganku. Jadi masih saya pegang itu tas waktu saya jatuh,” kata Prihatin, Minggu (3/4/2016).

Melihat korbannya terjatuh, pembegal yang dibonceng kemudian turun dan menarik tas Prihatin. Warga yang melihat kejadian itu berusaha menolong, namun diancam dengan parang panjang. Akhirnya tas Prihatin berhasil dibawa kabur oleh pembegal tersebut.

Tas tersebut berisi jam tangan, uang tunai dan perhiasan berupa gelang emas.

Tony Yohanes dan Prihatin kemudian dilarikan ke RS Dadi oleh seorang wartawan Tribun Timur, Alfian, yang tengah melintas di Jalan Sungai Saddang saat kejadian tersebut.

Setelah mendapatkan perawatan pertama di Rumah Sakit Dadi. Tony Yohanes terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Labuang Baji Makassar karena dislokasi di lengan kirinya untuk ditangani dokter spesialis bedah. (pojoksulsel/fajar)

loading...
Click to comment
To Top