Presiden PKS Bohong Tidak Tahu Surat Majelis Tahkim – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Presiden PKS Bohong Tidak Tahu Surat Majelis Tahkim

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pernyataan Presiden PKS, Sohibul Iman bahwa dirinya tidak mengetahui keaslian surat Majelis Tahkim terkait keputusannya memecat Kader PKS yang juga Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah adalah bohong.

Dari foto kelanjutan surat keputusan Majelis Tahkim yang diterima redaksi dan beredar luas di kalangan wartawan, Sohibul mengetahui benar bahwa surat itu adalah asli karena Sohibul sebagai presiden PKS adalah anggota Majelis Tahkim dan ikut menandatangani surat keputusan tersebut.

Halaman selanjutnya dari surat Majelis Tahkim yang beredar kemarin berbunyi “Keputusan ini berlaku sejak berakhirnya rapat  Majelis Tahkim dan disampaikan kepada Dewan Pimpinan Tingkat Pusat untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya sesuai ketentuan yang berlaku dalam Partai Keadilan Sejahtera,

Surat itu ditandatangani oleh Ketua Majelis Tahkim, Hidayat Nur Wahid dan anggota Surahman Hidayat, Mohammad Sohibul Iman, Abdul Muiz Saidi dan Panitera Persidangan, Subrota. Yang menarik adalah salah satu anggota Majelis Tahkim yang tertera namanya yaitu Abdi Sumaithi tidak ikut menandatangani surat tersebut.

Sebelumnya Presiden PKS, Sohibul Iman dalam pesan  singkatnya menjawab pertanyaa awak media menegaskan bahwa dirinya tidak  mengetahui keaslian surat yang beredar tersebut. “Saya tidak tahu keaslian surat yang beredar tersebut. Jadi saya tidak bisa mengomentari surat tersebut,” ujarnya.

Dalam pesannya itu Sohibul juga menjelaskan bahwa ada keputusan Mahkamah Partai (di PKS disebut Majelis Tahkim atau MT) terkait saudara Fahri Hamzah (FH) itu betul adanya. “Tapi kami belum mempublikasi keputusan tersebut. Kami berpegang pada taat asas, sebelum dipublikasi keluar kami harus menyampaikan dulu keputusan tersebu kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Yang  jelas pernyataan Sohibul ini pun menjadi pertanyaan masyarakat khususnya awak media karena bagaimana mungkin surat keputusan tersebut sudah beredar disaat Sohibul menegaskan bahwa dirinya belum mempublikasikan sebelum menyampaikan surat itu kepada Fahri sebagai asas yang harus ditaatinya.

Presiden PKS adalah pihak yang berwenang menyampaikan keputusan Majelis Tahkim tersebut kepada Fahri Hamzah dalam bentuk SK DPP PKS. “Saya sudah menandatangani SK DPP tersebut bertanggal 1 April 2016 dan tadi malam saya sudah meminta pihak sekretariat untuk segera mengirimkannya. Saya akan cek apakah surat tersebut sudah sampai kepada yang bersangkutan atau belum. Karena itu saya belum bisa memberitahu isi SK DPP dan Keputusan MT sebelum jelas surat itu sampai,” tandasnya. (fik)

To Top