Jufrianto Tewas, Keluarga Mau Disogok Rp50 Juta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Jufrianto Tewas, Keluarga Mau Disogok Rp50 Juta

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Jufrianto, seorang tahanan Polres Luwu diduga tewas saat dibawa pengembangan oleh anggota Polres Luwu.

Sugeng yang merupakan adik kandung Jufrianto mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena mendapat perlakukan kasar dari aparat kepolisian.

“Nah setiap dibawa untuk menunjukkan TKP. Di mana tempatnya? di mana ininya? Itu dia dipukuli dan disundul pakai rokok,” kata Sugeng, Senin (4/4/2016) malam.

Sugeng menyebutkan, pihak kepolisian mengatakan Jufrianto meningga di Rumah Sakit. Namun, keterangan berbeda disampaikan pihak Rumah Sakit ke pihak keluarga.

“Saya juga dapat bocoran dari pihak Rumah Sakit bahwa waktu  Jufrianto tiba di Rumah Sakit sudah dalam keadaan kaku. Besar kemungkinan meninggal di Polres,” akunya.

Sugeng mengatakan, awalnya korban membeli sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan surat. Selanjutnya dia menjual motor tersebut ke seorang residivis.

“Beli motor tidak ada surat suratnya. Itu motor dia jual ke orang yang pernah ditangkap sama polisi,” kata

Selanjutnya, polisi menggerebek Jufrianto ke rumahnya, namun saat itu dia tidak ada di rumah. Tapi tak lama kemudian, Jufrianto menyerahkan diri ke Polres Luwu.

Sugeng mengatakan, pihak keluarga sempat didatangi seseorang untuk mengatur damai kasus Jufrianto. Selain itu pihak keluarga juga akan dijanjikan mendapat santunan senilai Rp50 juta. (pojoksulsel/fajar) 

To Top