Begini Kronologis Tewasnya Dua Anggota TNI. Awalnya Sempat Kritis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Begini Kronologis Tewasnya Dua Anggota TNI. Awalnya Sempat Kritis

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dua anggota TNI meninggal dunia karena jatuh dalam latihan terjun payung menyambut HUT TNI. Kedua anggota TNI itu jatuh saat sedang terjun payung, Kamis pagi (7/4/2016).

Gladi resik dilaksanakan menjelang perayaan puncak ulang tahun ke-70 TNI AU yang rencananya dilaksanakan pada Sabtu mendatang (9/4).

Gladi resik dilakukan di Taxy Way Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis pagi (7/4).

Kedua prajurit yang meninggal itu adalah Kopda Beny Priandi dan Pratu Supranoto yang berasal dari Den Matra 1 Paskhasau.

Dari kronologi yang didapatkan disebutkan bahwa Kopda Beny mendarat di dekat terminal selatan sudah dalam keadaan tidak sadar. Terdapat luka pada dagunya serta keluar darah dari hidung. Kejadian sekitar pukul 09.10 WIB.

Sedangkan Pratu Supranoto mendarat di atas rumah Jalan Rajawali Nomor 17, Jakarta Timur, dengan luka pada selangkangan, karena payung yang digunakan mengembang tidak sempurna.

Kedua prajurit sempat dirawat dalam keadaan kritis di UGD RSPAU Dr Esnawan Antariksa, Halim Perdanamakusuma. Namun, nyawa mereka tidak dapat tertolong.

Rencananya, jenazah kedua almarhum akan disemayamkan di Wing 1 Bataliyon 461 Paskhas Jalan Dwikora Raya Halim Perdanakusuma.

Almarhum Kopda Beny Priandi berasal dari Desa Purwodadi  Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia sehari-hari tinggal di Jalan Poncowolo Dirgantara II, Halim Perdanakusuma.

Sedangkan almarhum Praka Supranoto beralamat di Mess Denmatra 1 Paskhas, Jakarta. Ia berasal dari Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

(ald/rmol/pojoksatu)

To Top