Enggan Bahas Pilkada, Fahri Hamzah Fokus Hadapi Proses Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Enggan Bahas Pilkada, Fahri Hamzah Fokus Hadapi Proses Hukum

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, enggan menyikapi tawaran sejumlah partai politik yang menghendakinya bergabung. Terlebih, beberapa partai politik disebut-sebut berminat dengan politikus sekaliber Fahri Hamzah.

Menurut dia, sebagai deklarator PKS, dia ingin meluruskan sejumlah proses yang dinilai keliru dalam menyelesaikan persoalan internal partai. Dia bahkan dengan tegas menyatakan tidak  mau menjawab pertanyaan wartawan terkait kemungkinan untuk pindah partai.

Fahri mengaku tidak ingin terjebak pada skenario siapa pun dalam persoalan yang dihadapinya. Bahkan secara diplomatis dia menyatakan bahwa setiap figur dan produk PKS merupakan figur ideal sehingga banyak pihak yang akhirnya jatuh cinta.

“Tapi saya tidak mau menjawab itu, sudah saya bilang saya ini deklarator partai dan saya ingin menuntut hak-hak prinsip serta kebenaran. Saya ingin meluruskan kalau ada pengurus yang justru menyimpang cukup fatal,” ujar Fahri saat menjadi pembicara tunggal dalam Dialog Nasional Kemaritiman yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Mataram, Rabu (6/4) seperti dilansir Lombok Post (Grup Fajar).

Fahri juga tidak ingin berbicara terkait opsi lainnya seperti menjadi calon kepala daerah di NTB mengingat pada 2018 akan berlangsung pilkada serentak di NTB. Dia ingin fokus menyelesaikan persoalannya  diinternal PKS. “Jangan bicara itu dulu ya, kita sedang menjalankan proses hukum,” tegas dia.

Rektor Universitas Mataram Prof. Sunarpi menilai keberadaan Fahri Hamzah dipentas nasional dapat menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa. Dia melihat figur Fahri merupakan tokoh yang fenomenal dan memiliki pemikiran-pemikiran yang solutif.

Meskipun tidak lulus di Universitas Mataram, namun sebagai masyarakat NTB menurut Sunarpi figur Fahri patut mendapat apresiasi. Dia menilai Fahri Hamzah dapat menginspirasi mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Saya kira cukup positif kehadiran Fahri Hamzah sebagai memontum menginspirasi mahasiswa,” ujar Sunarpi. (tan/fri/jpnn)

Click to comment
To Top