Ini 7 Fakta Penangkapan Dandim Nyabu yang Bikin Geleng-geleng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ini 7 Fakta Penangkapan Dandim Nyabu yang Bikin Geleng-geleng

dandim-makassar-700x355

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penangkapan Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty saat tengah pesta sabu-sabu di sebuah kamar hotel lantai 12 di Kota Makassar, Rabu (6/4/2016) dini hari, bikin geleng-geleng kepala.

Selain menangkap Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty, petugas Pomdam VII Wirabuana ikut mengamankan 5 orang warga sipil. Dua orang perempuan dan tiga orang laki-laki.

Dari hasil pemeriksaan, urine Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty terbukti positif mengandung zat narkotika. Dandim beserta lima warga sipil lainnya hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Markas Pomdam VII Wirabuana, Makassar.

1. Dandim Makassar Digerebek Kasdam VII Wirabuana

Penggerebekan Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty dipimpin langsung oleh Kasdam VII Wirabuana Mayjen TNI Supartodi bersama tujuh orang personel Pomdam VII Wirabuana.

Penggerebekan ini berlangsung sekitar pukul 01.30 Wita dini hari. Usai digerebek, Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty bersama lima rekannya, termasuk dua orang wanita, digiring ke Markas Pomdam VII Wirabuana untuk pemeriksaan.

2.  Tes Urine Dandim Makassar Positif Narkoba

Kasdam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Di samping itu, hasil pemeriksaan urine terhadap Kolonel Inf Jeffri Oktavian Rotti juga menunjukkan hasil positif yang bersangkutan menggunakan narkoba.

“Positif (narkoba) setelah dilakukan tes urine,” ujar Brigjen TNI Sopartadi.

3. Dandim Makassar Ditangkap Bersama 2 Cewek dan 3 Pria

Selain menangkap Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty, petugas Pomdam VII Wirabuana ikut mengamankan 5 orang warga sipil. Dua orang perempuan dan tiga orang laki-laki.

Masing-masing Fitri (27) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar, dan Uci (30) warga asal Pallangga, Kabupaten Gowa.

Sedangkan ketiga orang warga sipil lainnya masing-masing H Nasri (47) warga Gowa, Bimang (38)  warga Makassar, dan Aswar (34) warga Makassar.

4. Penangkapan Dandim Makassar Atas Perintah Panglima TNI

Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengatakan, penangkapan Kolonel Jefri dan Letkol Budi merupakan tindak lanjut dari perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang bertekad membersihkan anggotanya dari penyalahgunaan narkoba.

“Berdasarkan perintah (Panglima TNI) itu kami terus gencar melakukan penertiban. Salah satunya penangkapan Dandim Makassar,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (6/4/2016).

5. Sebelum Ditangkap, Dandim Makassar Ancam Pecat Anak Buahnya

Selasa (22/3/2016) pagi lalu, Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty memimpin pelaksaan tes urine terhadap seluruh anak buahnya serta PNS di Kodim Makassar.

Dandim Makasssar saat itu mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah TNI AD agar jangan ada prajurit TNI terlibat narkoba, khususnya anggota Kodim 1408/BS atau masuk jaringan pengguna barang haram ini.

“Yang terbukti terlibat narkoba, tidak ada ampun. Tidak ada kata maaf dan akan dipecat dari dinas keprajuritan TNI,” tegasnya saat itu.

Lalu bagaimana kalau Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty sendiri yang ditangkap nyabu?

6. Dandim Makassar Orang Keenam Ditangkap Kasus Narkoba TNI

Dalam dua pekan terakhir ini, sedikitnya sudah enam orang oknum prajurit TNI di jajaran Kodam VII Wirabuana yang ditangkap dalam kasus narkotika.

Rabu (30/3/2016) lalu, Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti sebelumnya mengatakan, sebanyak lima prajurit TNI terjaring narkoba dalam operasi berantas narkoba selama sepekan terakhir.

Lima prajurit TNI yang terlibat narkoba itu tersebar di beberapa kabupaten, di antaranya Kabupaten Enrekang, Bone, Bantaeng, Kepulauan Selayar, dan kota Makassar. Tiga orang hasil tes urinnya positif narkoba dan satu lagi disergap saat sedang menggunakan sabu.

Dengan penangkapan Dandim Makassar Kolonel Inf Jeffri Oktavian Rotti, berarti sudah enam oknum TNI yang ditangkap nyabu.

7. Dandim Belum Setahun Bertugas di Makassar

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1408/BS Kota Makassar Letkol Inf Jefry Oktavian Rotti belum genap setahun bertugas di Makassar sebelum akhirnya ditangkap sedang mengkonsumsi narkoba.

Pria alumni SMA Negeri 1 Kota Manado itu mulai bertugas sebagai Dandim Makassar pada 9 Mei tahun lalu. Ia menggantikan Letkol ARH Deni Sukrawa.

Sesuai data profil di akun facebook milik Jefry, ia pernah mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Sam Ratulangi Manado. Setelah itu melanjutkan pendidikan militer pada tahun 1991, dan pada 2006 mengikuti Seskoad.(pojoksulsel/fajar) 

loading...
Click to comment
To Top