Tuh Kan, Masalahnya Jadi Panjang.. Habisnya Ngaku Anak Jenderal Sih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tuh Kan, Masalahnya Jadi Panjang.. Habisnya Ngaku Anak Jenderal Sih

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Buntut pengakuan  Sonya Depari sebagai anak jendral sampai ke Polisi. Siswi cantik itu bersama orang tuanya (ortu) dipanggil polisi karena kasus pengancam Polwan dan ngakunya anak jendral.

Insiden itu terjadi ketika Sonya Depari dan teman-temannya melakukan konvoi usai melaksanakan ujian nasional (UN) di Kota Medan, Rabu (7/4/2016).

Kapolresta Medan, Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya memanggil Sonya Depari dan orang tuanya karena mencatut nama Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Rencananya siang ini kita akan koordinasi dengan pihak sekolah untuk memanggil siswi tersebut beserta orangtuanya. Dari introgasi nanti akan diketahui langkah-langkah berikutnya,” kata Mardiaz saat berada di Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Kamis (7/4/2016)

Mardiaz menuturkan, kasus pencatutan nama tidak bermasalah bagi polisi. Akan tetapi, jika melanggar aturan akan ditindak, dan tidak diskriminasi.

“Seluruh personel di jajaran diperintahkan untuk melakukan upaya-upaya persuasif kepada anak-anak SMA. Begitu dihentikan diimbau agar pulang ke rumah,” ungkap Mardiaz.

Ia menegaskan, bahwa Irjen Arman Depari telah menyatakan tidak ada hubungan saudara dengan siswi SMA yang mengaku anaknya.

Sonya Depari

Sonya Depari ancam polwan saat konvoi UN.

Sementara, informasi yang diperoleh siswi tersebut bernama Sonya Ekarina Sembiring Depari, dan dipanggil Nona. Dia disebut-sebut siswi SMA Methodist 1 Hang Tuah Medan, modeling Boesa Management dan lahir 17 April 1999.

Sebelumnya, usai Ujian Nasional (UN) para siswa SMA di Kota Medan menggelar konvoi, saat konvoi tersebut polisi menangkap sebuah mobil Honda Brio karena membuka kap belakangnya di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia.

Saat diamankan polisi, penumpang mobil wanita cantik yang masih berseragam SMA marah-marah dengan Ipda Perida Panjaitan yang mau menilang.‬

‪”Oke Bu, saya tidak main-main ya, saya tandai Ibuk. Saya anak Arman Depari,” katanya dengan menunjuk-nunjuk polwan tersebut.

Ipda Perida hanya membalas kata-kata siwi cantik tersebut dengan kalimat “Ia….ia….ok ya…”.

Saat wartawan konfirmasi lagi, apakah Sonya Depari benar anak Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjend Arman Depari, ia tidak menjawab. Sonya Depari hanya diam dan menutup wajahnya.

Usai ribut-ribut, Ipda Perida membiarkan para siswi tersebut pergi. ”Kalian langsung pulang ya, langsung ke rumah ya. Kami memang membubarkan konvoi anak sekolah, buat kalian juga,” ucapnya.‬

Sonya Depari 1

Sonya Depari

Terpisah, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari membantah anaknya melakukan sikap arogan dan marah-marah kepada polwan Ipda Perida Panjaitan, karena mau ditilang.

“Anak saya tidak ada perempuan, yang diberitakan itu bukan anak saya. Tiga orang anak saya laki-laki dan tinggal di Jakarta tidak ada di Kota Medan,” katanya kepada wartawan yang dihubungi via seluler, Rabu (6/4/2016) malam. (fir/pojoksumut)

To Top