Diintai Selama 4 Bulan, Andi Burhanuddin Tetap Lolos dari BNN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Diintai Selama 4 Bulan, Andi Burhanuddin Tetap Lolos dari BNN

FAJAR.CO.ID, BONE– Andi Burhanuddin (35), Pemilik sabu 8 kg,  masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN), kini berhasil lolos  saat Tim BNN Pusat melakukan Penggerebekan pada sabtu (9/4) kemarin.

Anggota BNN Pusat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dirinya melakukan pengintaian tentang keberadaan pelaku sekitar kurang lebih selama 4 bulan atau sekitar 113 hari lamanya.

“Saya berada di Bone melakukan pengintaian keberadaan pelaku hampir 4 bulan lamanya atau sekitar 113 hari,” katanya.

Lebih jauh, anggota BNN ini bercerita, selama dia tinggal di Desa Patiro Sompe, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone selama kurang lebih 4 bulan lamanya, dia berpindah-pindah tempat tinggal.

Sementara menurut informasi terakhir lainnya menyebutkan bahwa Andi Burhan (35) melarikan diri bersama istrinya berinisial AA (30).

Penggerebekan yang digelar tim BNN Pusat yang dibantu anggota Polres Bone di rumah Andi Rohana binti Andi Paturini (60) yang merupakan keluarga Andi Burhan. Barang bukti sabu-sabu berupa 8 kg tersebut ditemukan di bawah ranjang besi di dalam tas bercorak loreng-loreng hijau hitam.

Andi Rohana mengaku bahwa kemenakannya itu sering ke Malaysia. “Dia sudah menikah dan sejak kecil ke Malaysia,” jelasnya.

Sementara Kapolres Bone, AKBP Yuliar Kus Nugroho menuturkan, sabu-sabu yang diperoleh di Bumi Arung Palakka bukan tujuan edaran di Bone. Justru Bone hanya tempat penyimpanan sementara.

“Sabu-sabu itu asalnya dari Malaysia. Tujuannya bukan di Bone tetapi di Makassar. Hanya saja ada sesuatu hal di Makassar sehingga sabu-sabu itu disimpan sementara di Bone,” ujar AKBP Yuliar.

Lanjut AKBP Yuliar, masuknya sabu-sabu tersebut ke Bone melalui jalur darat. “Barang bukti langsung diarahkan ke Makassar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada info di mana keberadaan Andi Burhanuddin bersama Istrinya, sementara tim BNN Pusat bersama anggota Polres Bone masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. (Rakyatsulsel/fajar)

Click to comment
To Top