Kelakuan Pria ini Bikin Gregetan. Paksa Bocah 6 Tahun Pegang ‘Pentungannya’ – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Kelakuan Pria ini Bikin Gregetan. Paksa Bocah 6 Tahun Pegang ‘Pentungannya’

asusila
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG- Istilah orang dekat bukan berarti sahabat, mungkin ada benarnya. Kasus pencabulan Bocah 6 tahun di Desa Sebulu Moredn Kecamatan Saebulu, Kakar mungkin bisa jadi pelajaran. Pelakunya tidak lain adalah tetangnya tetangganya sendiri, RD (40).

RD memaksa korbannya nonton film dewasa, Rabu (6/4) sekitar pukul 20.00 Wita lalu mencabuli Puput (nama samaran).

Informasi yang dihimpun Radar Kaltim, aksi RD terjadi di sebuah kantor feri penyebrangan di Jalan Pemuda, RT 14, Dusun Serbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kukar. Selain sebagi pos penjagaan, kantor tersebut juga menjadi tempat tinggal pelaku. Sehari-hari, ibu korban bekerja di kantor tersebut.

pria

AD, saat diperiksa polisi

Kejadian bermula ketika korban dibawa ibunya berjaga di pos tersebut. Diduga, pelaku membujuk korban masuk ke dalam kamarnya. Ibu korban tidak curiga, karena antara korban dan pelaku sudah kenal lama.

Beberapa saat kemudian, ayah korban datang dan menanyakan keberadaan putrinya kepada istrinya. “Waktu ayahnya datang dan menanyakan putrinya, dijawab sang istri ada di dalam sambil menunjuk kamar pelaku,” ujar Paur Subag Humas Aiptu Agus Priyono.

Karena korban tak kunjung keluar dari kamar pelaku, ayah Puput mengintip dari celah kamar. Sang ayah melihat putrinya sedang menonton sesutu di handphone pelaku. Ayah korban lalu membuka pintu dan melihat tangan putrinya sedang memegang alat kelamin pelaku. Sontak ayah korban manarik putrinya dan mengambil handphone pelaku yang berisi film dewasa. “Ternyata korban diminta memegang alat vital pelaku sambil menonton film dewasa,” ungkap Agus.

Tak terima dengan perbuatan pelaku terhadap putrinnya, ayah korban melapor ke ketua RT setempat, yang menyarankan untuk menghubungi polisi. Beberapa saat kemudian, polisi datang dan meringkus pelaku plus mengamankan barang bukti handphone pelaku. “Saat ini masih dalam pemeriksaan pelaku dan sejumlah saksi. Atas perbuatanya, pelaku akan dijerat undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegasnya. (man/sal)

loading...
Click to comment
To Top