Pemerintah Tolak 50 Izin Reklamasi Gara-Gara Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Tolak 50 Izin Reklamasi Gara-Gara Ini

FAJAR.CO.ID, BATAM – Selama delapan tahun terakhir, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau  (Kepri) menolak pemberian izin izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang berkaitan pada reklamasi pantai.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam, Dendi Purnomo menuturkan, pihaknya belum pernah mengeluarkan izin reklamasi pantai sejak tahun 2008.

Dia menyebutkan izin reklamasi hanya dikeluarkan instansi terkait, yakni Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) yang diteruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kelengkapan administrasi pihak pemohon reklamasi. Selain itu juga dari Dinas Perhubungan (Dishub) mengenai besaran wilayahnya.

Sementara Bapedalda hanya mengeluarkan izin Amdal kepada perusahaan yang telah memiliki izin reklamasi. Namun demikian, jika izin Amdal-nya ditolak Bapedalda, maka aktivitas reklamasi ilegal.

“Sampai saat ini Bapedalda telah menolak sekitar 50 izin Amdal terkait reklamasi. Jika Amdal ditolak, reklamasi tak boleh jalan,” ungkap Dendi di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (12/4).

Disebutkan Dendi, alasan pengurusan izin Amdal suatu perusahaan ditolak, yakni karena reklamasinya menyalahi aturan tata ruang, kemudian belum punya izin namun sudah beroperasi terlebih dahulu, dan terakhir karena dampak negatif yang ditimbulkan jauh lebih besar dari dampak positif.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri beberapa kali menangani permasalahan reklamasi yang berujung pada pengerusakan lingkungan.

“Mereka menabrak Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlidungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” kata Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Yos Guntur kepada Batam Pos.

Ia mencontohkan, salah seorang pengusaha besar di Batam terseret ke meja hijau gara-gara tidak memiliki izin lingkungan dalam proyek reklamasi di Pulau Bokor.(leo/ska/leo/hgt/iil/JPG)

Click to comment
To Top