Guru Pukul Murid, Dinas Pendidikan Makassar Diminta Tegas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Guru Pukul Murid, Dinas Pendidikan Makassar Diminta Tegas

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyayangkan dugaan tindakan kekerasan oknum guru SD Rama Sejahtera yang membuat jemari tangan kiri Ramadhan (7 tahun) murid kelas 1 bengkak dan berwarna biru lebam.

Sekertaris Komisi D asal Fraksi PAN, Hamzah Hamid mengatakan, siapa saja, baik guru maupun kepala sekolah tidak dibenarkan melakukan tindakan kekerasan dengan alasan apapun, apalagi insiden pemukulan ini kabarnya hanya akibat kuku yang panjang.

“Mendidik siswa tidak mesti dengan pukulan, tidak perlu main tangan apalagi menggunakan benda tumpul,” ucap, Hamzah Hamid, saat ditemui diruang komisinya, Rabu (13/4).

Oleh karenanya,lanjut legislator dua priode itu meminta, Dinas Pendidikan untuk segera bertindak tegas sebab perbuatannya telah mencoreng dunia pendidikan.Tak hanya itu, Hamzah juga berharap agar orang tua murid tersebut melaporkan ke pihak Kepolisian agar menjadi pembelajaran bagi sekolah sekolah lainnya.

“Kasihan orang tuanya,dia itu sekolahkan anaknya untuk menimba ilmu dan didik dengan baik,bukan didik dengan kekerasan. Insiden ini harus disikapi secara serius,kalau perlu pecat itu gurunya,”tegasnya.

Diketahui, insiden dugaan tindakan kekerasan itu bermula pada saat sang Wali Kelas  beranama Megawati melakukan pemeriksaan kuku,dimana kemudian korban pada saat itu dianggap kukunya panjang hingga sang wali kelas memukul jemari tangan kiri korban dengan sapu ijuk hingga menyebabkan bengkak dan berwarna biru lebam.Kejadian itu terjadi pada hari Sabtu,9 April lalu.

Sementara itu, Ketua Komisi D,Mudzakkir Ali Djamil mengatakan, tindakan kekerasan pada anak sekolah tidak pantas lagi terjadi. Apalagi tindakan itu dilakukan hanya dengan dalih kuku murid yang panjang dan harus dipukuli hingga menderita sakit.

“Saya merasa prihatin,harusnya ini tidak terjadi.Kasihan orang tuanya,anaknya Ia sekolahkan bukan untuk di didik kekerasan.Dinas pendidikan harus secepatnya sikapi permasalahan ini dan tindak tegas oknumnya,”jelasnya.

Terpisah, Megawati, Wali Kelas korban menampik jika aksinya memakai batang sapu ijuk Ia pakai memukul tangan muridnya. “Saya hanya memukul dengan tangan, bukan dengan pukulan menggunakan sapu ijuk,”tutupnya. (rakyatsulsel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top