Lagi, Wismilak Gelontorkan Hibah Modal Rp2 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Lagi, Wismilak Gelontorkan Hibah Modal Rp2 Miliar

Wismilak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Diplomat Succes Challenge (DSC) kembali digelar Wismilak Diplomat untuk kali ke tujuh tahun ini. Dana hibah tidak kurang dari Rp2 miliar rupiah lagi-lagi disiapkan untuk kalangan pengusaha muda di Indonesia.

Kesuksesan setiap pemenang DSC setiap tahunnya menjadi tolok ukur PT Wismilak Inti Makmur Tbk, terus melanjutkan program yang berhasil menelorkan para usahawan muda di tanah air. Produk dan proposal usaha yang diajukan diterima dan diberikan bantuan hibah. Bahkan selain itu, juga diberikan bimbingan pendampingan usaha.

“Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan ‘wirausaha’ dikalangan usia produktif 20 – 45 tahun di Indonesia. Memasuki tahun ke 7 ini kami melihat  Alumni DSC Wismilak telah berhasil menjadi agen perubahan. Selanjutnya kami akan membuat mereka menularkan kesuksesan yang mereka capai kepada generasinya,” ungkap Chief Board of Commissioner DSC, Surjanto Yasaputera.

Surjanto percaya bahwa sukses yang sudah dicapai seseorang akan mendorong ke sukses berikutnya. Umumnya orang bisa mencapai sukses lebih mudah jika mau belajar pada orang yang lebih sukses. Ia juga yakin bahwa Sukses itu bisa menular pada generasi lainnya. Dengan demikian, persentase pengusaha di Indonesia terus bertambah.

“Karena itu kita akan membuat sukses seperti virus, menularkan demam wirausaha ke seluruh generasi muda usia produktif di Indonesia,” ujarnya bersemangat.

Program DSC Wismilak diluncurkan pertama kali di tahun 2010. Setelah diadakan 6 tahun berturut-turut tanpa jeda, ajang kompetisi ide bisnis melalui program Diplomat Success Challenge telah banyak melahirkan entrepreneur muda. Mereka ini sukses menjadi wirausaha tidak saja karena didukung hibah modal usaha, tapi juga ditambah pendampingan usaha yang difasilitasi oleh Wismilak.

Menurut Surjanto, pihaknya memberikan bimbingan manajemen secara menyeluruh selama 1 (satu) tahun mereka menjalankan usaha, dari pengelolaan keuangan sampai produksi sesuai kebutuhan masing-masing.”Semua alumni DSC dengan demikian seperti memasuki sekolah kehidupan yang sesungguhnya. Mereka digembleng oleh situasi dan dibimbing untuk mengatasi problema usaha yag dihadapi secara nyata sehari-hari.

Alumni DSC adalah orang-orang terpilih yang teruji dan terdidik dengan baik. “Tidak berlebihan kalau sekarang kami minta mereka menjadi agent of change yang akan melakukan transfer of knowledge,” ujar Surjanto. Inilah yang dimaksud menularkan virus wirausaha, virus sukses, tidak saja kepada partisipan DSC berikutnya tapi juga kepada lingkungannya.

Harapan penyelenggara program DSC tersebut disepakati Irendra Radjawali, pemenang Wismilak DSC 2015. Menurutnya, dengan memenangi memenangi kompetisi ini dan mendapat kesempatan dibimbing oleh mentor-mentor yang hebat. “Sudah sepantasnya bisa membagikan kembali apa yang sudah diperoleh tersebut pada angkatan DSC berikutnya,” kata Irendra.

“Alumni DSC adalah wadah membangun business networking bagi wirausaha muda di Indonesia, mereka sudah teruji dan terlatih, ibaratnya siap menjadi paratroopers yang mampu membuka jalan kesuksesan berwirausaha,” lanjut Surjanto. Masyarakat telah mengakui bahwa DSC merupakan sarana untuk dapat mencapai dan merealisasikan sukses bagi mereka yang percaya bahwa setiap orang punya kesempatan untuk SUKSES.

Berdasarkan pengalam menjalankan program selama ini, DSC melihat ada tiga nilai yang akan menentukan suksesnya seorang wirausaha, yakni 3P “paham”, “piawai” serta “persona”.  “Paham” adalah kemampuan untuk memahami lanskap industri yang ditekuni. “Piawai” adalah keahlian/ skill untuk mencapai standar kualitas pekerjaan terbaik.

“Persona” adalah kepribadian/ attitude yang baik dan tangguh sebagai seorang wirausaha. “Kami percaya hal-hal tersebut merupakan nilai-nilai yang universal yang seharusnya ada pada setiap orang, hanya intensitasnya berbeda-beda,” kata Surjanto menyimpulkan.

Surjanto bertekad menjadikan DSC tidak hanya sebagai sebuah kompetisi wirausaha, namun juga sebagai pemberdayaan yang inspiratif, sebuah wadah tempat alumni yang telah sukses akan menginspirasi patisipan DSC berikutnya untuk berani berjuang berwirausaha. Sehingga tepatlah jika DSC 2016 tahun ini mengusung tema “Awali Suksesmu Disini” sebagaimana diungkapkan Surjanto saat menutup perbincangan dengan wartawan.

Kekuatan program ini sangat unik karena sekaligus memadukan 3 pilar utama pendukung suksesnya sebuah wirausaha. Pertama, DSC mendorong munculnya startup yang teruji melalui program kompetisi. Kemudian bertindak sebagai angel investor dengan menyediakan hibah 2 M untuk modal usaha. Paling akhir, program ini sekaligus menjadi business incubator dengan menyediakan bimbingan manajemen selama 1 (satu) tahun.

DSC juga mempunyai komitmen kuat untuk melakukan consumer research yang fokus pada peningkatan kualitas penyediaan barang serta jasa. Helmi Yahya, salah satu dari 3 juri yang terlibat dalam proses seleksi peserta, menyatakan  sangat puas dengan keseluruhan program DSC. “So far, menurut saya ini program incubator terbaik.

Sebab pemenang tidak dilepas begitu saja, mereka dikasih hibah modal dan dibimbing secara manajemen,” katanya berargumen. Masih menurut pria yang popular sebagai presenter TV ini, “Ibarat bertani, Program DSC ini mencari bibit unggul kemudian mempersiapkan lahan tanam dan menjaga pertumbuhannya.”

Sampai saat ini DSC Wismilak Diplomat adalah satu-satunya kompetisi ide wirausaha yang memberikan 2 M sebagai hibah modal usaha di Indonesia. Keuntungan bagi pemenang masih ditambah pendampingan usaha dan menjadi bagian dari komunitas usaha yang dibangun DSC.

Karena itu, tunggu apa lagi, seperti kata Surjanto yakni Awali Suksesmu Disini dan raih modal usaha 2 milyar. Segera kirim Ide bisnismu ke wismilak-diplomat.com sebelum 13 Juni 2016. Ikuti Diplomat Success Challenge persembahan Wismilak Diplomat dan Wismilak Foundation. (arm)

loading...
Click to comment
To Top