Rivai dan Gaya Kepemimpinan Transformasionalnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Rivai dan Gaya Kepemimpinan Transformasionalnya

unnamed (3)
DUKUNGAN MENGALIR. Salah satu posko tim relawan Abdul Rivai Ras yang ada di daerah.

MAKASSAR — Munculnya Dr. Ir. H. Abdul Rivai Ras, MS. MM. M.Si dalam perhelatan Pilgub Sulsel 2018 mendatang, cukup fenomenal. Maklum, Rivai Ras dianggap reinkarnasi Gubernur Sulsel pertama, Kolonel A.A. Rivai.

Keduanya sama-sama berlatar belakang TNI dan berpangkat Kolonel, juga secara kebetulan berasal dari Kabupaten Bone. Tak hanya itu, dua tokoh ini punya nama yang sama dan kepemimpinan yang mengedepankan sikap tegas, jujur, dan cerdas dalam memimpin.

Kemiripan itulah sehingga Rivai Ras dinilai reinkarnasi Gubernur Sulsel pertama.
Rivai adalah perwira militer yang transformational. Pada saat memasuki era reformasi dan demokrasi, di lingkungan TNI banyak menuai tantangan untuk dapat merubah diri agar tetap dicintai rakyat.

Dalam berbagai kesempatan dan posisi jabatan, Rivai Ras di lingkungan dia bekerja mulai lingkungan lembaga militer, Kementerian Pertahanan, Kementerian Sekretariat Negara, dan Sekretariat Militer Presiden, hingga sebagai akademisi di Universitas Indonesia (UI). Rivai juga merupakan Kepala Program Pascasarjana Studi Keamanan Maritim Unhan, selalu menunjukkan gaya kepemimpinan transformasional.

Rivai dalam kesehariannya, selalu membangun gaya kepemimpinan yang berupaya mentransformasikan nilai-nilai yang dianut oleh bawahan untuk mendukung visi dan tujuan organisasi. Melalui transformasi nilai-nilai tersebut, Rivai selalu mengharapkan hubungan baik antar anggota organisasi dapat dibangun, sehingga muncul iklim saling percaya di antara anggota yang berada di dalam lembaga itu.

Dalam wawancara terpisah, Rivai memberi tanggapan tentang kebutuhan pemimpin yang seharusnya muncul dalam era mendatang di Sulsel. “Masyarakat Sulsel itu sangat dinamis dan cukup dihargai dengan budaya siri. Sehingga pemimpinnya harus mampu mengartikulasikan pentingnya mengembangkan kearifan lokal yang bermartabat. Juga mengedepankan kebanggaan Sulsel atau local pride sebagai nilai penting yang harus diangkat dan dijabarkan sebagai pemimpin yang pro rakyat,” papar Alumni Pondok Pesantren IMMIM Putra Modern itu.

Karena itu, Rivai dibutuhkan pola kepemimpinan transformasionalnya yang mampu merespons rakyat di tengah-tengah dunia yang sedang berubah. “Saya siap semaksimal mungkin membangun tanah kelahiranku. Semuanya demi kesejahteraan masyarakat,” kunci pakar pertahanan dan kemaritiman.

Ustas Lukman Sanusi, salah seorang teman seangkatan Rivai di Pondok Pesantren IMMIM Putra Modern memuji sosok ayah dua anak itu. “Pak Rivai sangat menonjol di bahasa asing seperti Arab dan Inggris. Dia juga pindai bergaul. Menonjol juga dalam pelajaran IPA. Selain itu, kepemimpinannya semasa mondok di pesantren sudah kelihatan,” ujar Lukman kepada FAJAR. (Das)

loading...
Click to comment
To Top