Siap-Siap! Tanggal 5 Mei Ribuan Bidan Desa PTT Datangi Presiden – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Siap-Siap! Tanggal 5 Mei Ribuan Bidan Desa PTT Datangi Presiden

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ribuan bidan desa PTT (Pusat) Indonesia yang tersebar di seluruh tanah air, bakal menggelar aksi damai pada 4 Mei mendatang. Aksi ini bertepatan dengan peringatan Hari Bidan Sedunia yang jatuh pada 5 Mei.

Ketum Forbides PTT (Pusat) Indonesia Lilik Dian Eka mengatakan, misi aksi damai bidan desa adalah menuntut dikeluarkannya Keppres‎ pengangkatan bidan desa PTT. “Kami akan menjemput Keppresnya pada 4 Mei bersama ribuan bidan desa dari seluruh pelosok negeri,” tegas Lilik, kemarin.

Dia menambahkan, Keppres tentang‎ Pengangkatan CPNS Bidan desa PTT (Pusat) sebagai Pegawai Tetap Negara menjadi misi utama aksi Forbides. Bagi bidan desa PTT, tidak ada cara lain selain menumpahkan uneg-unegnya langsung kepada presiden.

“Presiden harus tahu kalau bawahannya sudah obral janji di sana-sini. Kami juga tidak diterima dipimpong oleh Menkes dan MenPAN-RB. Di mana rasa kemanusiaan pemerintah terhadap nasib bidan desa yang sudah mengabdi mati-matian di daerah terpencil,” keluhnya.

Saat ini ada 42 ribuan bidan desa yang tergantung nasibnya. MenPAN-RB sendiri sudah menjanjikan mengangkat 16.467 bidan desa PTT (Pusat) Indonesia mulai Januari-April 2016.

Agar prosedurnya tidak berbelit-belit, mereka berharap ada kebijakan khusus dari Presiden Jokowi. “Kami mendesak pemerintah untuk bergerak cepat. Tolong pegang komitmen yang sudah dibuat,” tegasnya.

Kepada Teten, disampaikan agar Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) sebagai solusi pengangakatan bidan desa PTT (Pusat) menjadi PNS secara otomatis, tanpa syarat.

“Tidak ada jalan lain selain Keppres. Hanya Presiden Jokowi yang bisa menyelesaikan masalah bidan desa PTT. Kalau mengandalkan Menkes dan MenPAN-RB tidak ada gunanya lagi karena pasti kami dibenturkan dengan berbagai aturan,” tandasnya.

Kepala Kantor Sta‎f Presiden (KSP) Teten Masduki menegaskan, pengangkatan bidan desa PTT (Pusat) seharusnya dilakukan secara otomatis bagi yang telah mengabdi. Hal ini harus dilakukan dengan kebijakan khusus.

“Para bidan desa PTT (Pusat) yang sudah mengabdi sebagai abdi negara harusnya mendapatkan kebijakan khusus. Apalagi selama ini bidan desa PTT (Pusat) sebagai ujung tombak menjalankan pelayanan dasar kesehatan rakyat, menjaga tingkat derajat kesehatan nasional dengan menurunkan AKI-AKB,” ungkapnya.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Teten berjanji akan menanyakan alasan Menkes RI tentang  rencana pengangkatan CPNS bidan desa PTT (Pusat). Teten meyakini, Presiden Jokowi belum mendapatkan detil rencana Menkes RI tersebut.

Lebih lanjut, Teten berharap sesuai kapasitasnya sebagai Kepala KSP agar Menteri Kesehatan RI, Menpan-RB, Menteri Keuangan, dan Menkumham bekerja sama memberikan solusi sesuai harapan rakyat. (esy/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top