Ketua Fraksi Golkar Gowa Sebut Surat DPP Salahi Mekanisme – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Ketua Fraksi Golkar Gowa Sebut Surat DPP Salahi Mekanisme

Ilustrasi-Caketum-Golkar-730x350 (1)

FAJAR.CO.ID, GOWA–Kabar jika Ketua Fraksi Partai Golkar akan di-PAW seperti halnya Ketua Fraksi Partai Demokrat, mendapat tanggapan serius dari pihak DPRD Gowa. Pasalnya, jika pihak DPC Partai Demokrat telah menyurat ke DPRD terkait rencana PAW kadernya bernama Andi Lukman Naba, maka pihak DPD I Partai Golkar Gowa juga mempersoalkannya. Bahkan sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Gowa, Hj Tenri Olle Yasin Limpo membantah kebenaran hal tersebut sebab diakuinya tidak sesuai prosedur yang ada.

Terkait surat usulan PAW kepada Ketua Fraksi Golkar yang duduk di Komisi II bidang ekonomi dan Keuangan DPRD, HM Andi Ishak, diketahui hingga kini belum sampai di tangan DPRD.

Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hamli Halim yang dikonfirmasi soal itu kemarin mengatakan, sampai sekarang belum ada surat masuk terkait usulan PAW untuk Andi Ishak. “Kalaupun ada, tidak langsung di PAW tapi harus ada dulu rapat pimpinan. Sampai sekarang belum masuk suratnya, kalau ada kita adakan rapat pimpinan untuk menyikapi hal tersebut,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Andi Ishak yang dikonfirmasi soal itu mengatakan, surat yang dikeluarkan DPP Golkar menyalahi aturan dan mekanisme karena tidak sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. “Surat itu menyalahi aturan. Yang memberi SK kepengurusan itu kan DPD I, bukan dari DPP. Jadi tidak ada haknya DPP mengeluarkan SK pemecatan untuk saya,”kata Ishak di ruang kerjanya kemarin.

Andi Ishak menambahkan, ada oknum yang mempolitisir bahwa dirinya tidak mendukung salah satu calon yang diusung Golkar saat Pilbup lalu. ” Saya heran juga sebab yang didukung Golkar kemarin adalah Sjahrir Sjafruddin-Anwar Usman bukan AdnanKio,”kilahnya.

Hal berbeda disampaikan Ridwan Gading yang mengaku bila SK yang diterimanya mencurigakan, sebab kop DPP berbeda dari biasanya. Selain itu, stempel basah DPP juga berbeda yang selama ini diterima DPD II Golkar Gowa. “Saya yakin SK itu dibuat di Makassar, sebab kop dan stempel berbeda,”ujar Ridwan yang tercatat sebagai Wakil sekretaris yang ikut dipecat.

SK DPP terkait pemecatan Andi Ishak dan Ridwan Gading sudah menjadi pembicaraan di DPD I Golkar Sulsel. Para politisi partai berlambang pohon beringin rindang ini ramai-ramai menyesalkan adanya SK pemecatan itu. Hanya saja sekretaris DPD I Golkar Sulsel, H Pangerang Rahim yang dimintai komentarnya soal SK tersebut mengaku belum membacanya. “Saya belum membacanya,”jelas Pangerang sebelum ke masjid untuk sholat Jumat.

Sehari sebelumnya, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Chaerul Tallu Rahim melontarkan kritiknya jika SK itu benar adanya. “Kalau memang SK itu ada, maka DPP membuat keputusan yang keliru,”pungkas Chaerul. (Bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top