Dicoret dari Daftar Calon Kades, Mantan Napi Ini Protes – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Dicoret dari Daftar Calon Kades, Mantan Napi Ini Protes

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA- Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) menolak mantan narapidana (Napi) menjadi salah seorang calon kepala. Mantan Napi yang bernama, Ruslan, ditolak menjadi calon kepala desa Tamatto, kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Seperti diketahui, Ruslan pernah dihukum 3 bulan 15 hari oleh hakim di Pengadilan Negeri Bulukumba tahun 2012. Ruslan secara sah melanggar pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Berdasarkan ketentuan Pilkades, mantan Napi yang pernah diancam pidana penjara lima tahun, tidak bisa mencalonkan diri sebagai calon kepala desa. Karena ditolak sebagai calon kepala desa, mantan Napi, Ruslan, kemudian melakukan protes kepada PPKD.

Terkait hal tersebut, Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali bersama unsur pimpinan daerah Bulukumba, Senin (18/4) kemarin, menggelar rapat koordinasi dengan Pilkades serentak di 33 desa Bulukumba yang akan berlangsung akhir April ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bulukumba, HA Kurniadi, memastikan Pilkades di desa Tamatto tetap berjalan sesuai jadwal. Kurniadi menegaskan, Ruslan yang dicoret dari daftar calon kades di Tamatto, dipastikan tidak bisa ikut bertarung.

Ia juga memastikan, tidak ada penundaan Pilkades di desa Tamatto. Penundaan Pilkades bisa dilakukan bila ada putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara. (Rakyatsulsel/Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top