Hubungan Ahok – Djarot Retak? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Hubungan Ahok – Djarot Retak?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mulai sering berbeda pendapat dengan wakilnya, Djarot Saeful Hidayat di depan publik. Perbedaan pendapat ini disinyalir hubungan kedua pemimpin Ibukota itu telah retak.

Perbedaan pendapat itu terlihat  ketika Djarot beberapa kali menyatakan tidak setuju dengan kebijakan yang dikeluarkan atasannya tersebut. Beriku beberapa kebijakan yang tidak disetujui Djarot, yakni soal reklamasi di Teluk Jakarta, perekrutan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

Perekrutan PPSU itu dinilai politisi PDIP itu, sangat menghilangkan sikap gotong royong. Perbedaan pendapat Djarot lainnya terhadap Ahok yaitu ketika evaluasi aplikasi qlue di smartcity.

Perbedaan pendapat Djarot ini membuat masyarakat kebingungan. Karena, mantan Wali Kota Blitar sudah memberikan edaran agar anggota fraksi DPRD DKI Jakarta untuk mendukung kebijakan akhir gubernur hingga akhir periode 2017.

Alhasil, saat acara rapat pimpinan Pemprov DKI Jakarta, Ahok menyindir Djarot saat baru tiba di Balai Kota, pada Senin (18/4).

Menanggapi sindiran itu, Djarot balik membantah ucapannya. Menurutnya, semua itu bukan sindiran halus, tapi masukan buat Pemprov. “Nggak kok, Ngapain (nyindir)? Eh, seumpama kasih masukan kan boleh, kami kan satu. Jadi nggak bedalah,” jelasnya.

Hal itulah jugalah yang disampaikannya saat gubernur menyindirnya. Saya, lanjutnya, sangat setuju kok dengan kebijakam gubernur itu. Jangan semuanya diserahkan kepada PPSU. “Terutama yang di depan rumahnya, masa PPSU yang bersihkan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dia akan mengawal kinerja gubernur DKI hingga 2017 mendatang. “Jangan sampai terpecah. Pelayanan masyarakat juga harus lebih baik,” tegasnya. (rya/JPG)

Click to comment
To Top