Pengakuan Pembunuh Pombaile Bikin Ngeri: Kita Tikam Dia Pak, Pakai Badik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Pengakuan Pembunuh Pombaile Bikin Ngeri: Kita Tikam Dia Pak, Pakai Badik

pembunuhan

FAJAR.CO.ID, MANADO- Motif pembunuhan yang menewaskan Syahrul Pombaile (18), Warga Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, terkuak. Syahrul tewas di Kompleks Kolam Pemandian Pondok Daun, Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Minggu (17/4) sore.

Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Manado, berhasil menangkap pelaku utamanya, yakni remaja berinisial YSPS alias Pu (16). Tersangka merupakan warga Kelurahan Titiwungen Selatan, Lingkungan V, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Polisi menangkap persembunyiannya di Perum Bumi Kawangkoan, Desa kolongan, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Senin (18/4) sekira pukul 02.00 wita. Bersama barang bukti pisau badik, siswa SMA itu digiring ke Polresta Manado.

Tersangka mengaku anggota geng remaja PKB. Sedangkan korban anggota geng remaja Spartan Karame. Kedua kelompok ini sering berselisih paham. Bahkan beberapa kali mereka bentrok dan saling serang dengan senjata tajam.

Sore itu tersangka sedang nongkrong dengan beberapa anggota geng PKB di jalan dekat kolam pemandian pondok daun. Tak lama kemudian, korban lewat di depan mereka menuju warung.

Melihat korban kembali dari warung, pelaku mengikutinya dan langsung menikam di bagian belakang. Setelah itu tersangka melarikan diri.

“Kita tikam dia, Pak, pakai badik lantaran dia pernah pukul kita pe teman satu geng waktu di Megamas,” aku pelaku seperti yang dikutipPosko Manado (fajar grup).

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi membenarkan pelaku telah ditangkap. Pelakunya sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saat ini penyidik sedang berkoordinasi dengan pihak Bapas, karena pelakunya masih di bawah umur,” jelas Marsidi.(lon/hsn/JPG)

loading...
Click to comment
To Top