Astaga, Kanit Sabhara dan Istri Simpan Sabu di Rumah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Astaga, Kanit Sabhara dan Istri Simpan Sabu di Rumah

sabu-sabu-narkoba_1

FAJAR.CO.ID, BONE-   Aiptu Mustari yang menjabat sebagai Kanit Sabhara Polsek Ponre di jajaran Polres Bone sulawesi selatan (Sulsel), tertangkap bersama istrinya. Mereka disebutkan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di rumahnya seberat 38 gram.

Keduanya diciduk aparat Ditnarkoba Polda Sulselbar di rumahnya Perumnas Tibojong, Kabupaten Bone, Senin (18/4) pukul 15.00 Wita. Penggerebekan dipimpin langsung AKP Edi Tarigan.

Penangkapan Aiptu Mustari menambah panjang daftar oknum aparat penegak hukum di daerah ini yang terlibat narkoba. Sebelumnya sudah ada Brigpol Supardi yang bertugas di Polres Sidrap dan Brigpol Eddy Chandra di Polres Mamasa.

Dari lokasi yang digerebek, aparat Ditnarkoba berhasil menyita 38 gram sabu. Aiptu Mustari bersama istrinya kemudian dibawa ke Mapolda Sulselbar di Makassar untuk keperluan penyidikan.

Selain Aiptu Mustari dan istrinya, selang beberapa jam kemudian jajaran Polres Bone menangkap seorang petani bernama Salama (30). Warga Desa Ningo, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone itu dibekuk anggota unit Resmob Narkoba dibantu Patmor Polres Bone, Senin (18/4) pukul 18.00 Wita di rumah seorang warga lainnya bernama Preju.

Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Rudi yang dikonfirmasi, kemarin menjelaskan, anggotanya memang melakukan pengintaian di rumah Preju. Di rumah ini polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 100 gram, yang dibagi menjadi tiga paket. Satu paket kecil dan dua paket besar.

Selain itu, juga disita ratusan plastik kemasan siap pakai, aluminium foil, ratusan pipet, juga bong. “Preju memang sudah lama jadi target,” singkat Rudi. Sayangnya, Preju sampai saat ini masih buron.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono, berjanji akan menindak dan memproses hukum oknum Polres Bone yang tertangkap menyimpan 38 gram narkoba. Kasus ini sudah ditangani Ditnarkoba Polda Sulsel. “Nanti diproses sesuai hukum,” singkat Gatot, yang juga menjabat Wakapolda Sulsel.
Kapolres Bone, AKBP Juliar Koes Nugroho yang dihubungi, kemarin, membenarkan jika ada salah seorang anggotanya yang bertugas Polsek Ponre operasi Bersinar (Bersihkan Sindikat Narkoba).

“Memang benar ada oknum anggota yang terjaring dalam operasi Bersinar. Dia bertugas di Polsek Ponre dan diduga kuat menyimpan sabu. Dia ditangkap di kediamannya dan dibawa oleh tim Polda bersama istrinya yang juga diduga terlibat,” jelas Juliar.

Awalnya, tambah Kapolres, seorang tersangka bernama Bactiar diamankan. Setelah kasus dikembangkan, kemudian mengarah ke Aiptu Mustari. Tim Polda yang dibantu anggota Polres Bone melakukan penangkapan di kediaman tersangka.

” Dia (Aiptu Mustari) kini sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Selama ini kami tak henti-hentinya mengingatkan agar jangan sampai ada anggota yang terjerumus narkoba. Tapi kalau memang sudah dibina tetapi tetap tidak mau berubah, ya dibinasakan saja,” cetusnya. (bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top