Keji Sekali! Ibu dan Anak Tewas Terapung, Diduga Korban Perampokan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Keji Sekali! Ibu dan Anak Tewas Terapung, Diduga Korban Perampokan

Ainur Rohmah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

FAJAR.CO.ID, TUBAN – Seorang ibu dan anaknya yang masih balita ditemukan nelayan terapung di tengah laut utara Tuban, Senin. Sang ibu selamat, namu bayinya tak tertolong. Bayi berusia 7 bulan itu tewas karena terlalu banyak menelan air laut.

Ibu bernama Ainur Rohmah (33) bersama anaknya, Wafirul Khusna, (7 bulan) diduga korban perampokan. Keduanya langsung dibawa ke instalasi gawat darurat Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban.

Ibu-anak asal Tangerang, Banten ini ditemukan terapung di tengah laut oleh sejumlah nelayan yang sedang mencari ikan di perairan utara Laut Jawa.
Meski Ainur Rohmah selamat, tetapi dia mengalami depresi berat, sehingga sulit untuk dimintai keterangan. Bahkan pengakuan yang disampaikan kerap berubah-ubah.

Hingga kini belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa berada di tengah laut yang berjarak satu kilometer dari bibir pantai.

Para nelayan menemukan korban sudah dalam kondisi terapung di laut, sambil menggendong bayinya yang telah tewas. Sesekali korban berteriak meminta tolong, hingga akhirnya ditemukan rombongan nelayan asal Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Tuban.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun polisi juga masih kesulitan mengungkap kasus ini, karena keterangan yang disampaikan korban selalu berubah-ubah. Salah satunya, korban mengaku berasal dari Serang, Banten.

Korban mengaku naik bus, tapi kemudian turun di wilayah Kabupaten Tuban, karena selama di dalam kendaraan tidak kuat terpapar asap rokok penumpang lain. Setelah itu korban mengaku tidak sadarkan diri dan baru sadar setelah berada di tengah laut.

AKP Supar, Kapolsek Kota Tuban menjelaskan, hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Muhammadiyah Tuban, untuk mengembalikan kondisi kejiwaannya.

Sementara mayat sang anak akan dievakuasi ke kamar jenazah RSU dokter Koesma Tuban untuk diotopsi. (mud/pojokpitu)

Click to comment
To Top