Ketua DPRD DKI Ngaku Posisinya Sekarang Berkat Chairman PT. Agung Sedayu Grup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Ketua DPRD DKI Ngaku Posisinya Sekarang Berkat Chairman PT. Agung Sedayu Grup

Prasetio Edi Marsudi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengakui pernah bertemu dengan Chairman PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma. Namun, dia lupa kapan waktu pertemuan dengan pengusaha kakap yang lebih akrab disapa Aguan tersebut.

“Jadi gini, waktu itu saya lupa kapan. Jadi tuh kan saya sama Pak Aguan pernah jadi anak buahnya. Pernah kerja di salah satu perusahaannya. Saya ini kan istilahnya bisa sampai kayak gini, kan salah satunya kan dukungan dari dia,” ujar Prasetio ketika dihubungi, Rabu (20/4).

Setelah menjabat sebagai Ketua DPRD, sambung Pras, dia jarang bersilaturahmi dengan bekas bosnya tersebut. Makanya, dia menyambangi kediaman Aguan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Dalam pertemuan tersebut, politikus PDIP ini mengajak Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra Mohammad Taufik, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Mohammad Sangaji, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Selamat Nurdin.

Di sana, lanjut Pras, Taufik mengajak bekas Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang saat ini telah dijadikan tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap dari bos Agung Sedayu Group.

“Secara pribadi saya datang ke sana lah. Aku nggak ada pikiran apa-apa. Aku ngajak yang lain ya, biar aku kenalin sama bos, kita silahturahim saja lah. Saya ajak Ongen dan Selamat Nurdin ketemu sama Pak Taufik. Kan mereka nggak kenal sebelumnya. Di rumahnya (Aguan) hari Minggu,” kata Prasetio.

Namun, dia membantah dalam pertemuan tersebut membahas soal Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta yang saat itu tengah dibahas oleh Baleg DPRD DKI Jakarta.

“Nggak tahu kalau Sanusi dan yang lain (bicara apa). Nah, pas di situ nggak berapa lama kan saya perokok. Saya keluar (buat ngerokok). Pak Aguan masuk lagi karena ada tamu, terus saya pulang,” ujar dia.

“Ngomong biasa saja becanda saja. Nggak ada yang spesifik soal Raperda. Cuma saya kenalin saja (Taufik, Ongen dan Selamat). Ini kan simpang siur. Seolah-olah ada pembicaraan soal raperda,” kata Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta itu menambahkan.

Soal pertemuan anggota DPRD DKI Jakarta ini dengan Aguan disampaikan pertama kali oleh kuasa hukum Sanusi, Irsan Gusfrianto pada Senin (18/4) kemarin di gedung KPK. [zul]

To Top