Positif Narkoba, Dua Pejabat Kesbangpol Terancam Dicopot dari Jabatan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Positif Narkoba, Dua Pejabat Kesbangpol Terancam Dicopot dari Jabatan

Ilustrasi-tes-urine-600x330

FAJAR.CO.ID, SIDRAP- Dua pejabat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol) Kabupaten Sidrap, Sulwesi Selatan (sulsel), yang terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, akhirnya mendapat sanksi tegas.

Bupati H Rusdi Masse yang menerima laporan terkait perilaku bawahannya itu, langsung merekomendasikan pencopotan dari jabatan. Kedua pejabat itu masing-masing Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan, Andi Mappanyukki dan Kepala Sub Bidang Organisasi Kemasyarakatan (Kasubid Ormas), Andi Nasaruddin.

Dua pejabat ini diketahui terbukti sebagai pengguna narkoba setelah dilakukan tes urine secara terpisah. Sebelumnya Andi Nasruddin dan Andi Sudirman (staf Kesbangpol) yang dikabarkan mangkir sebelumnya, telah menjalani tes urine susulan, Selasa (19/4).

Hasilnya, Andi Nasruddin dinyatakan terbukti positif narkoba. Sementara Andi Sudirman yang semula dicurigai, dinyatakan tidak terbukti.
Ketua BNK Sidrap, H Dollah Mando yang dikonfirmasi, kemarin, membenarkan adanya intruksi Bupati Sidrap untuk melakukan sanksi pencopotan terhadap kedua pejabat tersebut.

“Saya sudah buatkan telaah soal pencopotan itu. Intinya, bupati tidak main-main soal ini. Siapapun terbukti langsung diberikan sanksi tegas,” ungkap H Dollah Mando di kantornya, kemarin.

Sekeraris BNK Sidrap, HA Baharuddin yang jugaKepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sidrap, turut menambahkan pernyataan Wabup. Selain pencopotan, kata dia, pemerintah juga merekomendasikan rehabilitasi bagi keduanya selama 3 bulan.

“Kita rehab dulu selama tiga bulan lamanya di RS Nene Mallomo, sambil dipantau perkembangannya. Kalau tidak berubah, maka akan dilanjutkan rehab di Makassar,” tegasnya.
Kepala Kesbangpol Linmas, Makmur Tahayya yang dihubungi terpisah, turut membenarkan adanya rekomendasi pencopotan bawahannya tersebut.

“Saya disampaikan soal rekomendasi pencopotan itu. Untuk saat ini kita menunggu surat pencopotan itu baru kita tindaklanjuti,” tandasnya.
Sementara itu, tes urine dadakan terus digencarkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sidrap. Kemarin, giliran yang disasar adalah lembaga Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Tes urine di kantor KPUD Sidrap ini dipimpin langsung Sekkab, H Ruslan.

Hasilnya, lima anggota KPU serta 19 PNS di komisi lembaga penyelenggara pemilu ini dinyatakan tidak terbukti mengonsumsi narkoba.

Saya sudah terima hasilnya dari BNK Sidrap. Alhamdulillah, ternyata tidak ada satupun yang positif menggunakan narkoba. Semuanya negatif, mulai staf hingga anggota KPU,” ujar Ketua KPU Sidrap Dahlia Violet, dihubungi usai menjalani test urine di kantornya, kemarin. (ady/rus/b)

loading...
Click to comment
To Top