Gila! Pasangan Pelajar Ini Makin Berani Ciuman di Tempat Umum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Gila! Pasangan Pelajar Ini Makin Berani Ciuman di Tempat Umum

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Siswa SMA di Balikpapan semakin berani mengumbar kemesraan di depan umum. Mereka tak canggung ciuman dan pelukan meski dilihat banyak orang.

Parahnya, sebagian pelajar SMA yang memadu kasih di tempat umum, masih mengenakan seragam sekolah, bahkan pelajar perempuan tampak menggunakan hijab.

Aksi tak senonoh itu terekam kamera wartawan saat pasangan siswa SMA sedang mengumbar kemesraan di di salah satu warung makan di Pasar Baru, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur (Kaltim).

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, selain pihak sekolah, para orangtua juga harus ikut melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Pengawasan terhadap anak-anak itu ada dua. Pertama, jam di sekolah itu tugasnya pendidik, dalam hal ini guru dan kepala sekolah. Kedua jika di luar sekolah, tugasnya orangtua.

“Harusnya orangtua tahu jam berapa anaknya itu pulang sekolah, harus lebih respek. Kami Dinas Pendidikan juga tidak menghindar dengan masalah seperti ini, makanya setiap saat mengadakan bimbingan konseling yang dilaksanakan sekolah,” ujar Muhaimin, seperti dilansir Balikpapan Pos, Jumat (22/4/2016).

Perilaku yang mengumbar kemesraan di depan umum, lanjut Muhaimin, merupakan perilaku dari oknum pelajar. Jadi tidak boleh semua pelajar disamaratakan berperilaku seperti itu.

“Yang berprestasi juga banyak. Seperti prestasi di bidang olahraga, sains, dan lainnya. Dan contoh seperti difoto ini tidak boleh diteruskan dan harus diminimalisasi,” tambah Muhaimin.

Disdik sendiri, selama ini juga telah melakukan pembinaan kepada siswa, seperti pembinaan OSIS. Karena, dengan ini diharapkan dapat memberikan contoh yang baik di sekolah. Kegiatan di sekolah harus dilakukan mulai dari guru BK hingga guru lainnya.

“Tugas orangtua lebih peduli. Saat ini bukan hanya masalah pacaran, tetapi jauh lebih dari itu juga banyak. Masalah narkotika juga harus diwaspadai. Imbauan kita, orangtua harus tahu sampai jam berapa anaknya di sekolah dan pasca pulang sekolah. Jika anak belum pulang harus ditanya,” imbaunya.

Pemberian alat komunikasi harusnya lebih bijak. Butuh tindakan bijak menggunakan gadget.

“Ini menjadikan perhatian kita bersama. Perlu sekali-kali jika menemukan anak sekolah seperti itu, didatangi untuk dicegah agar tidak terjerumus lebih jauh lagi,” pungkasnya. (pjk1)

Click to comment
To Top