Karena Ungkap Pesta Seks ‘Pemimpin Indonesia’ Anggota Parlemen Australia Dipermalukan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Internasional

Karena Ungkap Pesta Seks ‘Pemimpin Indonesia’ Anggota Parlemen Australia Dipermalukan

Dennis Jensen

FAJAR.CO.ID, AUSTRALIA – Anggota parlemen Australia, Dennis Jensen kalah memalukan dalam konvensi lokal Partai Liberal awal bulan ini. Dennis Jensen tersingkir setelah novel karyanya terkait perang imajinasi antara Indonesia dan Australia beredar di situs Amazon.

Dalam novel itu, Dennis Jensen menggambarkan adegan seks pemimpin Indonesia (fiktif) yang dilakukan setelah pesawat tempur Australia ditembak jatuh Indonesia di Samudera Hindia.

Dennis Jensen menggambarkan diktator Indonesia (fiktif) Rajiv Rono mengajak gundiknya pesta seks setelah sukses menjatuhkan pesawat Australia.

“orang-orang Australia yang angkuh itu tak akan tahu apa yang menghantam mereka,” ujar sang diktator kepada gundiknya bernama Yasmine, seperti yang tertulis dalam novel karya Dennis Jansen.

Sang diktator pemimpin Indonesia (fiktif) itu kemudian mencabik pakaian Yasmin dengan kasar. Gundiknya protes, namun sang diktator tidak peduli. Dia menikmati buah kemenangannya menjatuhkan pesawat Australia.

The Australian melaporkan bahwa Dennis Jensen marah besar setelah kalah memalukan dalam konvensi lokal Partai Liberal. Dennis Jensen tersingkir karema hanya memperoleh tujuh suara, jauh di bawah pesaingnya Ben Morton, yang mendapat 57 suara.

Jensen menuding kekalahannya disebabkan oleh kampanye hitam, terkait pemberitaan harian The Australian, yang hari sebelumnya mengungkapkan adanya buku The Skywarriors, novel yang ditulisnya tentang perang imajiner antara Australia dengan Indonesia di bawah sebuah rezim imajiner yang didukung Cina.

Surat kabar itu melaporkan bahwa pada tahun 2007, politikus berusia 54 tahun itu menggunakan kop surat parlemen saat menyurati sebuah agen sastra Sydney untuk mencari kesepakatan penerbitan buku itu.

Dituliskan di novel itu: “Diliputi kegirangan luar biasa oleh momen (dijatuhkannya pesawat Australia) saat itu, Rono merasa bahwa ia kini perlu menyegarkan dirinya. Dia lalu dengan kasar menarik kancing-kancing blus Yasmine hingga tercerai berai, tak peduli sama sekali pada protes perempuan itu. Yasmine tidak suka memakai bra dan memang dia sama sekali tak membutuhkannya…”.

Laporan itu kemudian dikutip oleh sejumlah media Australia lain. Dan muncullah laporan di media bahwa Jensen belum lama ini meninggalkan rumah keluarganya. Dia pergi ke tempat berjarak 60 km jauhnya untuk hidup bersama pacar barunya.

“Itu dua tembakan yang diarahkan pada saya,” kata Jensen, seperti dikuti dari BBC, Jumat (22/4/2016).

“Pertama, saya digambarkan sebagai pemasok kemaksiatan. Kedua, meninggalkan anak istri untuk hidup dengan pacar baru. Ini sungguh serangan yang sangat terorganisasi dan terkoordinasi, yang tepat menyasar para pendukung saya dari kalangan religius,” tandas Jensen.

Dr Jensen, adalah seorang konservatif di partai Liberal yang dikenal lantang menyuarakan penentangan terhadap perkawinan sejenis dan seorang yang skeptis terhadap perubahan iklim.

Tahun 2008 lalu, Jansen memboikot pernyataan maaf negara terhadap ‘Generasi Yang Dicuri,’ dan belum lama ini membangkitkan kemarahan publik ketika mengatakan bahwa pembayar pajak seharusnya tidak mendanai gaya hidup liar yang mewah masyarakat Aborigin di kawasan terpencil. Pandangannya disukai sekelompok broker kekuasaan dari sayap Kristen evangelis partai. (bbc/one)

loading...
Click to comment
To Top