Sulitnya RI Menangkap Buronan di Singapura – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Sulitnya RI Menangkap Buronan di Singapura

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ada lebih dari 50 buronan pengemplang uang negara masih berada di persembunyiannya di luar negeri. Untuk menangkap mereka, pemerintah harus memiliki kapital modal yang besar di negara yang menjadi persembunyiannya.

“Karena kalau kita tidak punya modal politik kapital, maka itu akan sulit,” Guru Besar Universitas Pertahanan, Salim Said di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4).

Buktinya, buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) butuh waktu 13 tahun untuk ditangkap dan dipulangkan dari China. Belasan tahun, Samadikun bebas keluyuran di negeri Tirai itu. Begitu China mendapatkan konsesi listrik, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan lain sebagainya, seakan-akan tak sulit menangkap mantan bos Bank Modern itu.

“Sekian lama kan Samadikun di luar tapi kita nggak bisa ngapa-ngapain,” ucapnya.

Situasi itu tak jauh beda dengan buronan Indonesia yang masih berkeliaran bebas di Singapura. Indonesia akan sulit tangkap semua buronan di Singapura jika tidak memiliki posisi tawar yang kuat. Lantas tawaran apa yang bisa disodorkan pemerintah untuk menangkap buronan di Singapura?

“Tanya orang-orang Singapur apa yang mereka perlukan dari kita. Saya nggak bisa menjugde apa yang mereka perlukan,” cetusnya. (wid/rmol)

loading...
Click to comment
To Top