Azikin Solthan: PNS Bodong Rugikan Keuangan Negara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Azikin Solthan: PNS Bodong Rugikan Keuangan Negara

azikin solthan komisi II

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Terungkapnya data ribuan PNS misterius atau bodong oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) diapresiasi Anggota Komisi II DPR RI selaku mitra kerja.

Anggota Komisi II DPR asal Sulsel dari Fraksi Gerindra, H.Azikin Solthan mengungkapkan dengan terungkapnya data PNS bodong alias fiktif tersebut harus diusut tuntas sampai selesai. Pasalnya, negara dirugikan sebab harus membayar gaji kepada ribuan PNS ini.

“Saya sudah baca temuan BKN atas PNS bodong ini. Dan saya di Komisi II meminta masalah ini dituntaskan. Dikementrian mana akar permasalahannya. Jangan sampai hanya kesalahan adminstrasi semata,” ujar mantan Bupati Bantaeng dua periode ini kepada FMC, Minggu 24 April 2016.

Azikin menambahkan, jika ditemukan ada unsur kesengajaan, maka harus diproses secara hukum. Untuk itu, Azikin berharap dengan adanya penerapan e-PUPNS tidak akan terjadi lagi hal-hal yang demikian.

Sementara itu Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan, dari ribuan data PNS misterius alias fiktif tersebut didominasi oleh golongan II. Berdasarkan data e-PUPNS 31 Januari 2016 yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), PNS misterius terbanyak di golongan III dan II.

“Kalau diakumulasi, PNS misterius paling banyak di golongan II dan III. Mereka ini jumlahnya ribuan per golongan kepangkatan,” ungkap Bima.

Dia menyebutkan, PNS golongan IIa yang status keberadaannya tidak jelas sebanyak 7.300 orang. Sementara itu, golongan IIIa berjumlah 7 ribuan, IIIb 8 ribuan. Selanjutnya golongan IVa sebanyak 8.614, dan golongan IVe 174 orang.

“Itu saya ambil sampel hanya beberapa golongan kepangkatan saja. Kalau diakumulasi golongan IIa sampai IId, IIIa-IIId, IVa sampai IVe jumlahnya 57 ribuan,” ucapnya.

Sedangkan untuk masa kerja PNS di bawah 10 tahun hampir 7 ribuan, 10 tahun masa kerja berjumlah 16.066, dan periode 10 sampai 20 tahun sebanyak 22.194. Sementara itu, untuk PNS masa pengabdian 20-30 tahun sebanyak 14.432 orang, dan lebih 30 tahun sebanyak 3.529 orang

“Dari data ini kelihatan, yang paling banyak di masa kerja 10-20 tahun. Bila keberadaan PNS tidak jelas dan tetap menerima gaji, bisa dihitung berapa kerugian negara,” ujarnya.

Bima juga mengaku kaget melihat PNS golongan IVe banyak yang fiktif. Padahal IVe merupakan golongan kepangkatan tertinggi. “Saya tidak mengerti, kok bisa ratusan PNS golongan IVe statusnya misterius,” sergahnya.

Meski begitu, Bima menduga banyaknya data misterius karena sistem pendataan pegawai dulu tidak secermat sekarang. Dengan mengisi sendiri datanya, penyimpangan data bisa diminimalisir. (idr/fmc)

loading...
Click to comment
To Top