Ketua Hanura Ngaku Ketemu Bos Agung Sedayu Grup Bahas Reklamasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ketua Hanura Ngaku Ketemu Bos Agung Sedayu Grup Bahas Reklamasi

ongen

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sangaji mengaku hadir dalam pertemuan sejumlah anggota DPRD dengan bos Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan dan Presdir PT. Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja beberapa waktu lalu

Ketua DPD Partai Hanura yang akrab disapa Ongen ini menjelaskan pertemuan itu hanya sebatas silaturahmi. Namun diakuinya dalam pertemuan tersebut ada pembahasan mengenai Raperda reklamasi pantai utara Jakarta. Terlebih dia juga duduk sebagai anggota Baleg DPRD DKI Jakarta.

“Silaturahim saja. Tentang tugas saya di Raperda lah. Itu waktu pertemuan itu,” ujarnya usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (25/4)

Lebih lanjut, Ongen mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan tersebut penyidik juga menanyakan soal kehadirannya di dalam pertemuan tersebut. Namun dia enggan menjelaskan apa keterangannya kepada pers.

“Banyak hal yang memang saya sampaikan dan itu jadi rahasia penyidik. (Soal Pertemuan) sudah saya sampaikan kepada penyidik,” ungkapnya.

Diketahui, tersangka dalam kasus pembahasan Raperda tersebut, M. Sanusi pernah diminta Wakil Ketua DPR M. Taufik untuk menemui Aguan. Menurut keterangan Krisna Murti, kuasa hukum Sanusi, kliennya diminta untuk menjelaskan secara teknis tentang mekanisme reklamasi.

“Bang Uci (M. Sanusi) ditelepon sama bang Taufik untuk datang kesana (rumah Aguan), menjelaskan secara teknis tentang mekanisme (reklamasi),” ujar Krisna di Gedung KPK, Senin (18/4).

Kuasa hukum Sanusi lainnya, Irsan Gusfrianto juga pernah mengatakan, sempat terjadi pertemuan antara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, dan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanus serta Ariesman dengan Chairman Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan. Diduga Pertemuan itu dilakukan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

Selain mereka, Ongen dan Ketua Panitia Khusus Reklamasi Selamat Nurdin juga turut hadir.

Irsan menjelaskan dalam pertemuan tersebut, sempat ada ajang diskusi. Namun Irsan tak menjelaskan hal apa yang dibahas dalam diskusi tersebut. Irsan mengaku kliennya tidak ikut dalam diskusi antara Aguan, Ariesman dan pimpinan DPRD DKI Jakarta

Dalam kasus suap Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro. [zul]

loading...
Click to comment
To Top