Kena Pasal Berlapis, Pejabat Ini Terancam Dipecat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kena Pasal Berlapis, Pejabat Ini Terancam Dipecat

sabu-sabu-narkoba_1

FAJAR.CO.ID, ENREKANG- Nasib Kasubag Pembangunan Pemkab Enrekang, Aris Amin yang terjerat kasus narkoba kini di ujung tanduk. Pemkab Enrekang langsung memproses pelanggaran disiplin untuk segera memberhentikannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah ada putusan dari pengadilan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Enrekang Andi Sapada yang dikonfirmasi di kantornya, Senin (25/4) mengatakan sanksi yang menanti Aris Amin berlapis-lapis dan berat sebagaimana yang diatur dalam PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Aturannya jelas sekali bahwa PNS yang tidak masuk kerja selama 41 hari berturut-turut akan dikenakan sanksi pencopotan jabatan. Jika 45 hari kerja sanksinya lebih keras lagi yakni pemecatan sebagai PNS. Itu yang jelas tertulis dalam PP. No. 53 tentang displin PNS,”ujar Andi Sapada.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Enrekang Haidar. Haidar menegaskan penerapan pencopotan jabatan maupun pemecatan dilakukan setelah proses hukumnya selesai dan vonisnya memiliki kekuatan hukum yang tetap alis inkra.

“Kita tunggu proses hukumnya selesai. Kalau terbukti di pengadilan Aris Amin pasti dijatuhi hukuman berat sesuai aturan yang berlaku bagi PNS,”tandas mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Enrekang, Chairul Latanro geram atas penangkapan pejabat terkait kasus narkoba. Menurutnya, seorang oknum PNS yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan tidak pantas lagi menyandang status terhormat tersebut.

“Kalau ada PNS seperti itu, segera mengundurkan diri. Karena apa yang dilakukannya sudah sangat memalukan,”tegas Chairul.

Sekkab berjanji memberikan sanksi tegas jika dari proses hukum di kepolisian terbukti menjadi pengedar sabu. Sanksi tersebut bisa berupa pemecatan.
Dari hasil penelusuran Sekkab diketahui jika Aris memang malas masuk kantor. Sekkab menduga bisnis haram itulah yang menyebabkannya jarang masuk melaksanakan tugas di kantornya.

“Sebagai atasannya, saya bersyukur dengan tertungkapnya kasus ini. Sebab bisa cepat ketahuan sebelum merusak banyak generasi muda,”tandas Chairul kala itu.

Kasus narkoba yang menimpa Aris kini tengah berproses di Kejari Sidrap. Aris dijerat Pasal 112 ayat (1), subsider 114 (1) Undang-undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana selama 4 tahun penjara.

Aris ditangkap Polisi Sidrap belum lama ini di Perbatasan Sidrap-Pinrang karena membawa dan memiliki sabu-sabu hingga membawa suami Lurah Bangkala ini ke penjara. (Bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top