Mahasiswa PANAMA Ancam Terus Mogok Makan, Sampai Jokowi Pecat Rini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Mahasiswa PANAMA Ancam Terus Mogok Makan, Sampai Jokowi Pecat Rini

demo
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Desakan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Persatuan Aksi Nasional Mahasiswa (Panama)‎ agar Presiden Joko Widodo mencopot Menteri BUMN Rini Soemarno terus berlanjut. ‎

Mereka pun melanjutkan aksi ‎mogok makan di halaman DPRD DIY.‎ Setelah sempat satu orang peserta aksi tak lagi mogok makan kini lima mahasiswa yaitu Angga, Uya, Pasha, Doni, Taufiq terus bersuara.

‎”Kami minta Presiden Joko Widodo serius perhatikan tuntutan mahasiswa, agar Rini Soemarno dicopot dari jabatan,” kata Hilman, satu juru bicara Aliansi Panama di Yogyakarta (Selasa, 26/4).

‎Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut menilai pemerintah perlu untuk melakukan tindakan kepada setiap pejabat negara yang terkait kasus Panama Papers.  ‎

‎Rini Soemarno disebutkan layak dipecat karena diduga terkait dengan perbuatan yang sarat dengan kejahatan keuangan seperti yang diungkap dalam data dokumen Mossack Fonseca. ‎

‎Pilihan aksi mogok makan disebutkan agar pemerintah dan Presiden Joko Widodo serius dalam menanggapi tuntutan mahasiswa.‎ Mahasiswa akan terus beraksi mogok makan hingga tuntutan mereka didengar pemerintah. ‎

‎”Aliansi Nasional mahasiswa juga sudah lakukan tuntutan dengan isu yang sama di Jakarta, dari Yogyakarta kita kirim 10 orang perwakilan dalam aksi nasional,” katanya. ‎

‎Selain pemecatan Rini Soemarno, mahasiswa juga meminta agar Presiden Joko Widodo membawa kembali ke Indonesia, uang sejumlah Rp 11.400 Triliun yang tercatat dalam dokumen Panama Papers, karena uang itu berasal dari Indonesia.‎ Kewajiban pajak atas uang Rp 11.400 triliun itu bisa digunakan bagi program pembangunan dan langkah mensejahterakan rakyat, untuk membangun sekolah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya.‎ ‎

‎”Saat rakyat harus bayar pajak, dan pejabatnya malah menyimpan dana dengan menghindari pajak, itu jadi contoh buruk dan menyalahi hukum. Selain ini, banyak dosa Rini diantaranya pemberian ijin prinsip dalam perpanjangan JICT, juga bertanggung jawab dalam karut marut Pelindo II,” kata Hilman. ‎(ysa/rmol)

loading...
Click to comment
To Top