Ngaku PNS di Medsos, Hap Janda Cantik, Apes deh.. – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ngaku PNS di Medsos, Hap Janda Cantik, Apes deh..

tiga-wanita-cantik-laporkan-penipuan-make-up-impor-ke-polisi-H4TFT7rY9j

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Petugas Reserse Polsek Pademangan, Jakarta Utara membekuk Rizal Siregar (32), seorang pria yang mengaku sebagai PNS Pemprov DKI Jakarta, kemarin (25/4).

Warga Ciputat, Tangerang Selatan, diringkus karena menipu perempuan muda inisial EDL (30). 

Tersangka ditangkap karena dilaporkan telah menggasak perhiasan janda cantik tersebut. Yakni dua gelang emas, satu untai kalung emas, tiga cincin emas dan HP. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini ditahan di Mapolsek Pademangan, dan dikenakan pasal 378 KUHP. 

Kapolsek Pademangan Kompol Andi B Rahman mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata tersangka bukan merupakan PNS Pemprov. Melainkan hanya mengaku-ngaku saja. 

“Tersangka ternyata PNS  gadungan. Ia mengaku sebagai PNS di Pemda untuk mengencani wanita. Supaya para wanita tertarik,” ujar dia, di Mapolsek Pademangan.

Ia mengatakan, peristiwa penipuan tersebut berawal saat tersangka yang merupakan seorang duda, berkenalan dengan korbannya di media sosial. Modusnya selalu mengaku sebagai PNS Pemprov DKI untuk memperdaya wanita-wanita yang lugu.  

Salah satu wanita yang berhasil diperdayanya adalah EDL. Keduanya berkenalan di media sosial pada Jumat (15/4) lalu. Tidak lama setelah berkenalan, tersangka mengajak korban untuk janjian bertemu.

Tersangka yang menggunakan mobil rental Xenia warna hitam B 1073 WKP, kemudian menjemput korban. 

“Korban kemudian diajak pergi ke Taman Impian Jaya Ancol. Saat di dalam mobil, tersangka berjanji akan menikahi korban,” ungkap Andi. 

Hal itu rupanya membuat korban semakin terpedaya. Buktinya, saat korban hendak salat, ia tidak curiga sedikitpun saat meninggalkan tas yang berisi perhiasan di dalam mobil tersangka. 

“Saat korban salat, tersangka kemudian membawa kabur barang-barang milik korban yang berada di dalam mobil. Setelah itu tersangka kemudian kabur,” ungkap Andi. 

Korban kemudian berusaha mencari tersangka. Sadar telah menjadi korban penipuan, iapun melaporkan tersangka ke polisi. Adapun petugas setelah mendapatkan laporan tersebut tidak lama kemudian berhasil menangkap tersangka.  

Sementara itu, tersangka Rizal mengaku sudah tiga kali melakukan aksi penipuan. Tersangka terpaksa melakukan hal itu karena terpaksa. 

“Terpaksa pak melakukan penipuan buat mencukupi kehidupan sehari-hari. Saya menyesal juga pak,” tutur dia.(jpnn/fajar)

loading...
Click to comment
To Top