4 Tahun Kabur, Buronan Korupsi Sultra Diciduk di Makassar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

4 Tahun Kabur, Buronan Korupsi Sultra Diciduk di Makassar

FAJAR.CO.ID, BAU-BAU, – Setelah sempat menjadi buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Bau-Bau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Terpidana korupsi proyek pembangunan Kantor Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara, Yunus Guzaziah, akhirnya tertangkap oleh tim Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

Yunus yang seharusnya menjalani masa hukuman pidananya, justru malah melarikan diri, sebelum adanya putusan inkracht dari Mahkamah Agung (MA). Yunus pun berhasil kabur ke Makassar dan bersembunyi di rumah pribadinya di kompleks perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP).

Setelah sempat kabur selama 4 tahun, Yunus yang merupakan rekanan proyek tersebut, akhirnya berhasil diciduk setelah pihak Kejati Sulselbar mendapatkan informasi tentang keberadaan Yunus.

Yunus dibekuk setelah tim Intelejen Kejati -Sulselbar, yang telah beberapa hari melakukan pemantauan di rumahnya. Memastikan Yunus berada dalam rumah tersebut, tim langsung melakukan penangkapan terhadap Yunus.

“Tadi pagi sekitar jam 09.00 Wita, tim mengeksekusi terpidana di rumahnya,” tegas Kepala Seksi Eksekusi dan Eksaminasi Kejati Sulselbar, Haedar, Selasa (26/4).
Haedar menuturkan, ekseskusi tersebut dilakukan setelah adanya putusan kasasi dari Mahkamah Agung selama empat tahun. Terpidana ini merupakan DPO Kejari Bau-bau, selawesi Tenggara.

“Terdakwa sebelumnya sempat dikeluarkan demi hukum. Karena masa tahanan habis. Tapi, setelah ada keluar putusan kasasi dari MA, terpidana harus menjalani masa hukumannya,” tukasnya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin menambahkan, setelah berhasil dieksekusi, terpidana korupsi pembangunan Kantor Bupati Bombana yang menggunakan anggaran Rp4 miliar tahun 2006 akan dititipkan untuk sementara di Lapas Kelas 1 Makassar.

“Terpidana itu kita titipkan sementara di Lapas Klas 1 Makassar beberapa waktu kedepan,” tandasnya.
Salahuddin mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Kejari Bau-bau untuk dilakukan penjemputan, terhadap terpidana tersebut di Makassar. (bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top