Gunakan Duit Suap, Dua Staf Damayanti Jalan-jalan ke Eropa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Gunakan Duit Suap, Dua Staf Damayanti Jalan-jalan ke Eropa

Damayanti Dwi Putranti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Staf anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti yakni Julia Prasetyarini dan Dessy A Edwin menggunakan duit suap dari Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir pelesiran ke Eropa. 

Duit itu merupakan hasil kerja kerasnya menjadi perantara suap dari Khoir untuk Damayanti dan anggota Komisi V DPR Budi Supriyanto. Dessy mengaku setelah menyerahkan duit 308 ribu dolar Singapura dari Khoir ke Damayanti, ia mendapatkan jatah satu persen atau 41.150 dolar Singapura. 

Sedangkan dari Budi, ia mendapatkan 33 ribu dolar Singapura dari 305 dolar Singapura yang dititipkan Khoir untuk politikus Partai Golkar itu. 

“Dari Damayanti 41.150 dolar Singapura dan dari Budi 33 ribu dolar Singapura. Kemarin saya beli mobil, ke Eropa,” kata Dessy saat bersaksi untuk Khoir di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (27/4).

Julia pun demikian. Ia juga dapat 41.150 dolar Singapura dari Damayanti dan 33 ribu dollar Singapura dari Budi. “Saya pergunakan untuk pergi ke Eropa, belanja dan ke dokter,” ujar Julia dalam persidangan tersebut. 

Khoir menyogok Damayanti dan Budi agar bisa mendapatkan proyek jalan di Maluku dari dana aspirasi Rp 41 miliar.

Dessy mengaku baru tahu ketika diajak dalam pertemuan di hotel Ambara. Saat itu, kata Dessy, Kepala Balai Pelayanan Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara Amran Mustari mengatakan bahwa pembangunan jalan di Maluku akan dikerjakan Khoir. “Saya kurang tahu, tapi pak Amran bilang akan dikerjakan Khoir,” ujarnya. 

Hakim kemudian menanyakan proses penerimaan fee untuk Damayanti. Menurut Dessy, waktu itu Amran menyatakan bahwa Abdul Khoir akan membayarkan fee untuk Damayanti. Awalnya fee akan diberikan sebesar enam persen dari nilai proyek. “Tapi, Damayanti bilang akhirnya sepakat dengan Amran 8 persen,” paparnya. (boy/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top