Habis Digarap KPK, Mantan Wakil Menkeu Langsung ‘Bisu’ – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Habis Digarap KPK, Mantan Wakil Menkeu Langsung ‘Bisu’

Anny Ratnawati 1

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati tidak berkenan memberikan keterangan kepada pers setelah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi selama lima jam.

Dia diperiksa sebagai saksi kasus korupsi proyek pengadaan paket Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri tahun anggaran 2011-2012 dengan tersangka Sugiharto.

Sambil berjalan menuju mobil Honda Freed bernomor polisi F 1000 WK, Komisaris Independen Bank Negara Indonesia itu lebih banyak menunduk dan enggan meladeni pertanyaan wartawan yang meminta keterangan.

Dirinya tetap terus membisu sembari berjalan ditengah kerumunan awak media

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/4) menjelaskan Anny diperiksa sebagai saksi. “Saya tidak bisa menjelaskan materi penyidikan,” kata Priharsa.

Diketahui, KPK sudah menyidik kasus e-KTP hingga dua tahun lebih. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan satu tersangka, yakni, Sugiharto pada 22 April 2014 silam.

Sugiharto berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam sengkarut proyek senilai Rp6 triliun ini. Dia diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga merugikan keuangan negara Rp 1,1 triliun.

Berbagai saksi sudah diperiksa KPK. Sugiharto juga beberapa kali diperiksa sebagai tersangka namun belum juga ditahan KPK.

Mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin pernah mengatakan, politikus Setya Novanto terlibat dalam proyek e-KTP. Dia disebut sebagai orang yang memberi perintah untuk mengatur proyek itu hingga soal pengaturan fee kepada berbagai pihak.

Dalam proyek itu, lima perusahaan BUMN dan swasta menjadi konsorsium pemenangan tender pengadaan. Mereka adalah PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo (Persero), PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthapura.

Dirut Sandipala Paulus Thanos pernah mengakui bila Setya Novanto merupakan ‘otak’ dalam kasus E-KTP. Namun, Novanto sudah membantah keterlibatannya dalam kasus itu.

Sementara Novanto menegaskan, baik Nazaruddin maupun Paulus Thanos hanya mengarang-ngarang. Dia membantah terlibat dalam kasus ini. [zul]

loading...
Click to comment
To Top