Khusus Wanita! Sakit Jantung, Jangan Khawatir Tak Bisa Hamil – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kesehatan

Khusus Wanita! Sakit Jantung, Jangan Khawatir Tak Bisa Hamil

Ilustrasi Ibu Hamil  Merokok

FAJAR.CO.ID – Kekhawatiran sering kali melanda wanita yang mengalami gangguan tertentu ketika sedang hamil. Apalagi, jika wanita tersebut mengalami gangguan jantung.

Sebab, terdapat beberapa kondisi wanita yang mengalami gangguan jantung itu dilarang hamil. Lantaran, bisa mengakibatkan kematian bagi sang ibu dan juga janinnya.

Meski begitu, wanita yang mengalami gangguan jantung bukan tidak bisa hamil. Hanya saja, penyakitnya harus dikelola selama kehamilan. Dengan evaluasi kesehatan untuk dapat menentukan kehamilan yang aman bagi ibu dan janin.

“Biasanya, para ibu hamil dengan gangguan jantung juga harus konsultasi ke dokter pada saat memasuki kehamilan berapa semester untuk mengambil tindakan,” ujar ahli penyakit Kardiovaskular dr. Antonia Ana Lukito kepada jawapos.com (Fajar Group), Rabu (27/4).

Dia menambahkan, biasanya para dokter menganjurkan dua pilihan. “Yaitu, bisa hamil biasa tapi waktunya dipercepat dengan vakum dan yang lainnya atau dengan jalur operasi,” sambungnya.

Kecuali, bagi yang punya penyakit jantung biru. Penyakit jantung biru sangat dilarang untuk hamil. “Untuk ibunya sendiri saja kekurangan oksigen bagaimana mau transfer oksigen untuk bayinya,” terang dr. Ana.

Oleh karena itu, dr. Ana menganjurkan, agar para wanita yang memiliki gangguan jantung sebaiknya mengecek kesehatan sebelum mereka hamil lebih dulu. Apalagi, jika memiliki gejala yang tak biasa sebelum dan saat hamil.

“Misalnya, cepet capek, menjadi sering batuk, tidurnya tidak nyenyak, tidur sering bangun, dan tidurnya harus terlentang itu perlu konsul ke dokter jantung,” paparnya.

Sebab, kata dr. Ana, penyakit jantung pada wanita itu tidak selalu jantung koroner. Tapi, bisa juga penyakit jantung katup, irama, otot, bawaan, dan penyakit jantung kelainan pembuluh darah paru.

“Kebanyakan gejala yang akan ditimbulkan beda-beda, makanya perlu deteksi dini. Dan lagi, obat untuk para ibu hamil yang mengalami penyakit jantung sangat terbatas,” tandasnya. (rka/JPG)

loading...
Click to comment
To Top