5 TKA Ditangkap, Irma Suryani Sebut Menaker Kecolongan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

5 TKA Ditangkap, Irma Suryani Sebut Menaker Kecolongan

Irma Suryani Chaniago

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus tertangkapnya lima tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok oleh Otoritas Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma (26/4) juga menuai sorotan dari Komisi IX DPR RI.

Irma Suryani, anggota Komisi IX DPR RI mengatakan bahwa kasus tertangkapnya lima tenaga kerja asal Tiongkok merupakan bukti lemahnya pengawasan Pemerintah yang dalam hal ini Menaker dan imigrasi terhadap dampak negative MEA.

“Masuknya TKA tanpa dokumen yg jelas itu bukti kalau Menaker kecolongan dalam mengantisipasi gelombang pekerja asing yang masuk ke Indonesia. Dalam setiap kesempatan rapat kerja bersama Menaker, selalu kami ingatkan perlunya kontrol yang ketat terhadap makin besarnya gelombang pekerja asal Tiongkok ini ke berbagai daerah, tetapi fakta ini selalu dibantah oleh Menaker,” tegas Irma

Lebih lanjut, Wakil Ketua Fraksi Nasdem ini menambahkan bahwa TKA yang tertangkap itu hanya bagian kecil dari fenomena serbuan pekerja asing ke Indonesia.

“Tertangkapnya TKA asal Tiongkok ini seperti fenomena gunung es. Dan kami meyakini masih banyak sekali tempat dan perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing tanpa mengantongi Ijin resmi  (IMTA) namun luput dari pantauan aparat yang berwenang. Sebab jika instalasi militer yang merupakan objek strategis nasional saja bisa mereka masuki dengan leluasa bagaimana dengan tempat atau daerah lain?” Ungkapnya.

Oleh karena itu Irma mendesak Menaker untuk melakukan investigasi serta melakukan pengecekan terhadap setiap pekerjaan yang melibatkan investor serta pekerja asing. Juga tak lupa memberi sanksi tegas terhadap setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing tanpa mengantongi ijin dari Pemerintah.

“Menaker dan imigrasi harus berkoordinasi untuk mencegah hal ini terulang kembali, karena masuk nya warga negara asing tanpa izin adalah sebuah pelanggaran dan Pemerintah harus mendeportasi mereka serta memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing tanpa mengantongi ijin dari Pemerintah,” tutupnya. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top